Festival Cerdas Qur’an SD se-Kota Bukittinggi 2026 Ditabuh, Wawako Ibnu : Perkuat Karakter Generasi Muda Qurani

Bukittinggi, newshanter.com – Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka secara resmi Festival Cerdas Qur’an SD Negeri se-Kota Bukittinggi Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Aula RRI Kota Bukittinggi, Kamis, (29/1/2026).

Festival Cerdas Qur’an SD Negeri ini, diselenggarakan oleh SD Negeri 02 Aur Kuning bekerja sama dengan komite sekolah, mengusung tema “Satu Hati, Satu Qur’an, Menuju Ramadhan 1447 H.

Kepala SDN 02 Aur Kuning, Rahmat Fuad, menjelaskan, Festival Cerdas Qur’an diikuti oleh 27 SD se-Kota Bukittinggi dan terselenggara melalui kolaborasi sekolah bersama komite sekolah, paguyuban, serta dukungan berbagai pihak.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan visi misi Kota Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya.

“Melalui Festival Cerdas Qur’an ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter siswa yang beriman, berakhlak dan berbudaya. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan sekolah dan komite terhadap visi pembangunan pendidikan Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Kepala Stasiun LPP RRI Bukittinggi, Abdul Gafar Zakaria, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada RRI sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Ia berharap Festival Cerdas Qur’an dapat terus dikembangkan dan menjangkau seluruh sekolah, serta menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani di Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memberikan apresiasi kepada keluarga besar SD Negeri 02 Aur Kuning atas inisiatif mandiri dalam menyelenggarakan Festival Cerdas Qur’an.

Pemerintah Kota Bukittinggi mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah.

“Festival Cerdas Qur’an merupakan upaya membentuk generasi yang memahami dan mencintai Al-Qur’an serta mendukung terwujudnya Bukittinggi sebagai kota yang berbudaya. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat berkembang secara seimbang dalam aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan,” ungkapnya. (A/M)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *