SOKOK.Newshanter.com. Empat orang tahanan Polres Solok nekat melarikan diri setelah berhasil menjebol terali besi tahanan Selasa (29/8/2017) dini hari. Larinya empat tahanan dengan kasus berbeda ini baru diketahui, setelah petugas piket melakukan patroli rutin terhadap para tahanan. Kejadian ini praktis membuat buncah Mapolres dan memburu para tahanan kabur tersebut.
Informasi yang dihimpun Haluan di Mapolres Solok menyebutkan, dua orang dari tahanan yang kabur tersebut merupakan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan melannggar pasal 362 yo 363 KUHP adalah Okto Rezo (27) warga Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang dam Gusnisa Putra (18), warga Batang Barus, Gunung Talang.
Tersangka lainnnya, Riken (33), warga jorong Panta, nagari Koto Anau, kecamatan Lembang Jaya dan Maiyas (31), warga Lubuak Dalam jorong Koto Panjang nagari Muaro Paneh, kecamatan Bukit Sundi.
“Kami tidak menyangka mereka akan kabur. Apalagi Okto Rezo ini, kakinya belum sembuh karena ditembak waktu penangkapan dulu,” ujar Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana geram kepada wartawan.
Kapolres Solok menjelaskan, seperti biasa saban pagi dirinya atau Wakapolres Kompol Emanuel Lase rutin mengontrol ke seluruh ruangan, termasuk memantau para tahanan di dalam sel. Namun, pihaknya sangat kaget ketika mengetahui satu kamar yang berisi 5 orang sudah sepi dan hanya dihuni oleh seorang tahanan saja.
Begitu dilihatnya ke dalam, ternyata empat dari lima tahanan dalam kamar tersebut tidak ada lagi.
“ Mereka kabur dengan cara memotong besi jendela bagian atas ruang tahanan. Dengan cara menggergaji besi, ke empat tahanan kabur melalui atap yang juga ditutup dengan terali besi,” jelas Reh Ngenana.
Dijelaskan, jumlah tahanan semuanya 10 orang. Satu kamar berisi lima orang. Tetapi seorang tahanan lain bernama Awaludin Almukharam, warga Lubuak Landai Jambi, tidak ikut melarikan diri.
“Melihat kondisi jendela besi, diperkirakan telah lama mereka berusaha memotong besi ruangan antar tahanan dan pengaman di bagian yang atas tersebut,” ujar Kapolres seraya memperlihatkan foto kamar tahanan yang di jebol.
Pihaknya menyebutkan, para tahanan kabur diperkirakan sekitar jam 01.00 WIB dini hari. Dimana ketika itu, kawasan Arosuka diguyur hujan lebat dan angin kencang, yang membuat suasana dingin riuh oleh deruan angin dan hujan.
“Semalam suasana di sini sangat mencekam, hujan lebat dan angin kencang, sehingga para petugas jaga tidak mendengar apa yang terjadi di dalam sel tahanan,” bebernya.
Atas kejadian ini, Kapolres Solok bersama jajarannya memburu ke empat tahanan yamg kabur. Selain telah menyebar anggota ke seluruh jalur yang dimungkinkan untuk kabur, Kapolres Solok juga berkoordinasi dengan Polres daerah lain untuk memburu tahanan yang melarikan diri tersebut.
Ditambakan Kapolres Khusus Okto Rezo, tersangka merupakan seorang recidivis dengan kasus pembunuhan terhadap Afdal di Kebun Teh Kayu Jao pada April 2012 silam. Tersangka diganjar hukuman selama 18 tahun penjara dan mendekam di sel tahanan Lapas kelas II-B Laing Solok. baru menjalani hukuman selama 4 tahun.
Okto Rezo terkenal lincah
Okto Rezo yang terkenal lincah dalam melarikan diri, pada pertengahan bulan Juni 2017 lalu, karena telah mengotaki 15 kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Solok selama pelariannya,Jajaran Polres Solok, akhirnya berhasil menangkap
Rezo Saat penangkapannya, sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas yang hingga kini masih bersarang di kakinya. Bahkan di dalam tahanan, Rezo juga dipasangi borgol dan sempat dua kali berganti borgol karena berhasil dilepasnya dengan merusak kuncinya.
“ Kita tidak menyangka mereka akan kabur. Apalagi Okto Rezo ini, kakinya belum sembuh karena ditembak waktu penangkapan dulu,” ujar Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana geram.
Sementara dua orang pelaku lainya adalah Riken (33), warga jorong Panta, nagari Koto Anau, kecamatan Lembang Jaya dan Maiyas (31), warga Lubuak Dalam jorong Koto Panjang nagari Muaro Paneh, kecamatan Bukit Sundi. Kedua tersangka merupakan tahanan kasus pencabulan dan melanggar pasal 290 KUHP.(h/ndi)
“Para anggota jajaran Polres Solok saat ini masih bergerak di lapangan untuk memburu para tersangka. Kita harap semua dapat ditangkap kembali” tegasnya. (hln/01)






