Home / Kota Palembang / Disbudpar Sumsel Melalui UPTD TWKS Gelar Acara, Berikut Hasil Yang Diharapkan

Disbudpar Sumsel Melalui UPTD TWKS Gelar Acara, Berikut Hasil Yang Diharapkan

Palembang, newshanter.com – Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang Nur Yasin, S.E.,M.Si membuka kegiatan yakni Belajar bersama di museum Sriwijaya dengan mengusung tema “Sriwijaya untuk semua”.

Dimana kegiatan ini sendiri diikuti oleh tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Se Kota Palembang, dan dipusatkan di gedung Pendopoan TWKS Palembang, Rabu (22/6/2022).

Dikatakan Kepala UPTD TWKS Palembang Nur Yasin, kami sengaja untuk mengundang tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), sebenarnya bukan tingkat SLTA, sudah dilaksanakan setiap tahun dari tahun 2019 sampai tahun 2022 ini.

Dimana mulai tingkat dasar, tingkat menengah, sampai ketingkat SLTA, kami itu estafet.

“Jadi untuk merangsang anak-anak didik ini, supaya agar tahu bahwa disini ada museum, tempat peninggalan sejarah,” ujarnya.

Kemudian, disini banyak koleksi-koleksi yang banyak didik yang tidak tahu bahwa disini banyak peninggalan zaman sejahtera yang ada di Museum Sriwijaya ini.

Jadi kami sengaja untuk mengundang kegiatan ini, supaya anak-anak itu hadir untuk mengenal museum ini.

“Jadi kami undang dari mulai sebenarnya kami keinginan itu untuk tingkat Sumsel, tapi karena keterbatasan yang pertama adalah dana, dimana ini dibantu dari dana alokasi khusus (dak), jadi untuk tingkat Palembang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dari tema seluruh apa yang ada didalam kegiatan ini, yang ada koleksi didalam museum Sriwijaya ini, dari koleksi ini yang bermacam-macam dari peninggalan sejarah, nanti kita ajak untuk anak didik itu untuk melihat disana ada, dan bisa dibaca langsung.

Dimana disana ada sample sample diketahui anak didik untuk diseleksi oleh narasumber untuk belajar bersama.

“Para peserta akan mendapatkan sertifikat, dan kita memberikan sedikit pengganti uang lelah mereka kesini,” katanya.

Masih disampaikannya, kita berikan juga hadiah khusus untuk mereka yang juara, tujuannya agar bisa memotivasi serta memacu mereka untuk datang kesini.

Sebenarnya kita itu dipilih untuk di yang dekat-dekat, karena pertama faktor bukan diseleksi itu tidak, tetapi dipilih yang terdekat.

“Sebenarnya ingin ngundang se Sumsel, tapi karena keterbatasan anggaran yang ada di TWKS ini, jadi kita undang, dan nanti estafet bukan hanya untuk tingkat Palembang ataupun wilayah yang dekat-dekat,” bebernya.

Menurut Khairul S Penjalang sebagai Pejabat Pengelolah Teknis Kegiatan dana lokasi khusus non Fisik kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengatakan kegiatan hari ini adalah kegiatan belajar bersama museum, salah satu program kerja kita anggaran dana khusus non fisik untuk mengundang siswa/siswi terutama SMA/SMK se kota Palembang untuk belajar tentang Sriwijaya itu dimana.

“Salah satunya adalah harus belajar di museum Sriwijaya, oleh sebab itu hari ini kita undang, mereka ada 20 sekolah,” jelasnya.(ton)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Kemensos dan Pemkab OKI Bantu Pengobatan Kakak Beradik Penyandang Disabilitas di SP. Padang

OKI, newshanter.com – Tim Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Ogan ...