Direktur SRE Dukung Polisi Telusuri Dugaan Penyimpangan Cetak Sawah 2016.

Muhammad Kaniti

SUMBAWA-Newshanter.com. Muhammad Kaniti Direktur Samawa Research and Empowerment (SRE) mendukung polisi untuk mengusut penyimpangan pada kegiatan cetak sawah di Sumbawa tahun 2016 yang menelan anggaran sebesar Rp 85 Milyar.

“Saya selaku direktur SRE sangat mendukung dan mengapresiasi terhadap kinerja kepolisian untuk mengungkap dan menelusuri anggaran kegiatan ‎cetak sawah tahun 2016 sebesar Rp 85 milyar,”ungkap Muhammad Kaniti (12/4/2017).

Menurut Ken sapaan akrabnya jika terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh Dinas maupun pelaksanan cetak sawah tahun 2016 lalu, silakan polisi telusuri dan memprosesnya.

“Saya persilahkan polisi untuk memproses semua orang-orang yang terlibat dalam kegiatan cetak sawah tersebut. Apalagi anggaran yang digunakan cukup besar yakni mencapai Rp 85 milyar. Oleh karenanya tidak ada alasan bagi kepolisian untuk tidak memproses orang ‎tersebut,”papar Ken.

Ken menambahkan bukan hanya Kegiatan cetak sawah 2016 saja tapi ada kegiatan cetak sawah pada tahun sebelumnya. Dan dalam kegiatan cetak sawah tahun sebelumnya kami menduga ada masalah.

“Selain cetak sawah tahun 2016 kami juga memantau ada kegiatan cetak sawah pada tahun sebelumnya. Oleh karena polisi juga berhak menelusuri itu semua. Karena beberapa kegiatan cetak sawah yang dilakukan kelompok juga banyak masalah,”beber Ken.

Sambung Ken kami sangat mendukung langkah yang diambil oleh Polda NTB agar kegiatan cetak sawah tahun 2016 di Sumbawa diselidiki agar para oknum yang bermain bisa diproses lebih lanjut.

“Meski baru pada tahap penyelidikan. Namun kami sangat mendukung kinerja kepolisian. Karena sudah mau mengungkap kasus pada kegiatan cetak sawah tahun 2016,”kata Ken.‎(Hermansyah Idris)‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *