LAHAT -Newshanter.com. Untuk menekan penyebaran penyakit inpeksi saluran pernafasan akut (ISPA) lebih jauh lagi, maka, Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan TP PKK Lahat dan Satlantas Polres menyambangi dua sekolah yakni SDN 2 dan SDN 11, membagikan masker kepada siswa-siswi dan guru.
Kepala Dinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri, MT, MKM melalui Sekretaris, Ponco Wibowo, SKM, MM saat ditemui disela-sela pembagian masker, Jumat (18/9/2015) mengungkapkan, pemberian masker kepada siswa sekolah dasar (SD), dimaksudkan meminimalisir penyebaran ISPA.
“Dimana, anak-anak sangat rentan sekali terserang penyakit ISPA ini, dimana, tidak hanya dipengaruhi kabut asap, debu ketika bermain di lapangan menjadi salah satu faktor penyebabnya,” ujarnya.
Dilanjutkan Ponco, oleh sebab itu, pihaknya bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Lahat dan Satlantas Polres dalam melakukan pembagian masker tersebut, sehingga dapat ditekan angka pesakitannya.
“Pemerintah sangat peduli sekali dengan kejadian dewasa ini, dimana, pembakaran lahan hutan yang sungguh memprihatinkan, menguras pikiran dan tenaga untuk berupaya semaksimal memadamkan api,” pungkasnya.
Selain itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Hj RR Kurnia Sismartianti Aswari mengatakan, pembagian masker kepada anak-anak sekolah tidak lain, untuk menekan angka ISPA yang cukup tinggi di Bumi Seganti Setungguan ini.
“Tidak hanya menyerang anak kecil saja, orang dewasa pun sangat rentan terserang penyakit saluran pernafasan ini, ini merupakan wujud perhatian pemerintah dalam meminimalisir pesakitan supaya tidak menyebar luas,” paparnya.
Sementara itu, Kepala SDN 11, Maryono, SPd mengucapkan, terima kasih kepada pihak pemerintah, TP PKK dan Satlantas Polres Lahat beserta jajarannya, yang telah membagikan masker kepada anak-anak sekolah, terlebih lagi, saat ini kabut asap hasil dari pembakaran hutan cukup berbahaya bagi kesehatan.
“Perhatian yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun TP PKK Lahat, begitu baik sekali, inilah yang dibutuhkan siswa-siswi di sini. Dimana, mereka sangat rentan sekali terserang penyakit ISPA, apabila tidak mengenakan masker,” imbuhnya(ganda)





