Diduga Proyek Rehabilitasi Gedung dan Pagar SDN 76 Krui Tidak Transparan Tuai Sorotan Media

Pesisir Barat, newshanter.com – Proyek pembangunan pagar, dan rehab gedung di sekolah dasar negeri 76 Krui di Pekon Suka Baru kecamatan Way Krui kabupaten pesisir Barat Lampung.akan menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena tidak adanya keterbukaan transparan dari salah satu suruhan pelaksana pembangunan sekolah untuk menanyakan kegiatan yang menampilkan informasi tentang proyek tersebut, seperti pembangunan pagar dan rehab gedung SDN 76 Krui.

Pembangunan Rehabilitasi sekolah dasar negeri 76 krui, dengan no Kontrak:421/1377/REVIT.SDN 76/PPPK/01.0048/IV.01/2025.dan Pada tanggal kontrak:14 November 2025, Nilai Kontrak:Rp.373.227.405,- pelaksana: CV.Adi PRIMA SAKTI, Waktu pelaksanaan:45 hari kalender, Sumber dana:APBD-P Tahun anggaran:2025.

Di saat di konfirmasi ke petugas dari suruhan pihak proyek mengatakan “saya di sini di suruh ngawasin kerjaan di sini,”(nyak lain jelma ija bank nyak Jak liwa)”saya orang liwa, nanti saya hubungi dulu yang borong orang sini orang krui asli nama nya pak Adi,”ujar utusan pihak pengawasan proyek pembangunan sekolah.

Bahkan di saat untuk menghubungi pihak pelaksana atau pemborong nya, tidak bisa di temui dan bahkan, team media meminta no hp pelaksana atau pemborong di jawab “suruhan pengawas pembangunan proyek sekolah,tidak bisa. nanti saya hubungi dia dulu klu mau no nya…?????.

Kurang lebih 15 menit team media menunggu tiba tiba tidak ada kabar lagi, langsung menghilang tanpa ada basa basi untuk menanyakan kan pembangunan proyek sekolah dasar negeri 76 Krui.

Menurut salah satu kepala tukang pembangunan sekolah tersebut mengatakan kepada awak media, kami di suruh mengerjakan pembangunan pagar panjang 75 meter.dan tinggi 1,5 meter untuk pagar sekolah dan untuk gedung rehab ringan dan dua unit wc sekolah ini.

“Kami berjumlah 5 orang pekerja termasuk tukang,klu mau hubungi langsung aja pak Adi, pemborong nya lebih bagus temui aja pak Adi dia tinggal di Pekon Walur, kecamatan Krui Selatan gak jauh dari Mushola masuk gang.”jelas kepala tukang pak Yusuf.

Usai melihat langsung dinding asal jadi tambalan dan kondisi dinding pondasi pembangunan dan renovasi 2 ruang WC sekolah,  Kamis, (27/11/2025).

“Kurangnya transparansi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang akuntabilitas pengelolaan dana proyek. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana mereka digunakan dan apa saja hasil yang dicapai,bahkan di konfirmasi ke salah satu “suruhan” dari pihak pelaksana proyek tersebut seolah olah menghindar dan langsung pergi meninggalkan lokasi pembangunan,dan sempat di lihat salah satu pekerja tukang “pergi ke arah luar sana”ungkap pekerja bangunan pagar sekolah.

“Kami berharap pihak proyek terkait dapat menjelaskan alasan tidak adanya keterbukaan kegiatan dan mengambil langkah untuk meningkatkan transparansi, khususnya dalam pelaksanaan sistem keterbukaan informasi demi kepuasan masyarakat setempat,” katanya.

Sampai berita ini di tayang belum ada untuk terkonfirmasi dari pihak pelaksana pembangunan pagar dan rehab satu ruang gedung sekolah dan dua unit WC.,

Team media akan terus mengikuti perkembangan dan menyampai kan update berikut nya bila telah di peroleh klarifikasi dari pihak terkait.

Hingga berita ini di terbitkan, pihak pelaksana atau pemborong proyek belum bisa dimintai keterangan resmi.tim media akan terus melakukan penelusuran dan konfirmasi lanjutan nya.

“Setelah di tayangkan di berita media online di harapkan dari pihak dinas yang terkait untuk menindak lanjuti yang ada temuan media di lapangan serta mengawasi kegiatan pembangunan sekolah,” ujarnya (team/ Ujang)

Pos terkait