Diduga Mau Aksi Begal Dua Pelajar SMP Swasta Diamuk Massa

PALEMBANG -Newshanter.com–Dua remaja Iman (14) dan Ade (14), pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Palembang, tertangkap tangan diduga hendak melakukan aksi begal di Jalan Way Hitam Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Minggu (03/01/2015) sekitar pukul 16.00.

Beruntungnya, aksi kedua bocah yang tinggal di Pakjo Palembang ini gagal setelah terjatuh akibat menabrak mobil saat berusaha kabur untuk melarikan diri.Bahkan, keduanya sempat menjadi bulan-bulanan massa yang ada di sekitar lokasi kejadian hingga babak belur dan nyaris tewas sebelum akhirnya diamankan pihak TNI dari Arhanud Pakjo Palembang.

Bacaan Lainnya

Selain itu, saat diamankan, dari kedua bocah tersebut juga berhasil diamankan barang bukti berupa sebilah celurit dan dua gear yang sudah dimodifikasi dengan diikat menggunakan tali kain panjang.

Menurut keterangan tersangka Iman saat diamankan di Pos Arhanud Palembang, sebelum kejadian, awalnya ia dan temannya, Ade hendak pergi untuk mencari kawannya.

“Pas di jalan tepatnya di lokasi kejadian, tiba-tiba Ade yang membawa motor itu langsung menendang korban. Lantaran tak seimbang, akhirnya kami menabrak mobil dan terjatuh,” jelas pelajar kelas 3 SMP ini.

Sementara itu, menurut keterangan tersangka Ade, ia nekat menendang korban lantaran saat itu korban hendak menyerempetnya.”Kami itu saling berlawanan arah, dan saat itu korban hendak menabrak kami jadi saya refleks dengan menendangnya. Tapi saat tidak kena dan kami malah tak seimbang hingga menabrak mobil dan terjatuh itu,” jelas pelajar kelas 2 SMP ini.

Saat disinggung mengenai barang bukti yang didapat, Ade mengatakan, ia tidak tahu barang bukti itu milik siapa.
“Saya tidak tahu di dalam jok sepeda motor itu ada gearnya. Tapi, kalau celurit itu memang milik Iman yang sengaja dibawanya,” terangnya.

Terpisah, menurut keterangan korban, M Akbar (14), saat itu ia sedang berboncengan dengan saudaranya, M Febrian (14) usai memotong rambut.”Jadi pas pulang itu, tiba-tiba mereka (Pelaku-red) hendak menendang kami. Tapi, saat itu saya yang membawa sepeda motor berhasil menghindarinya,” jelas pelajar kelas 3 SMP.

Kapolsekta IB I Palembang, Kompol God P Sinaga melalui Kanitreskrim, Iptu Yahya Roni menjelaskan, sebelum diamankan ke Polsekta IB I Palembang, kedua tersangka sempat terlebih dahulu diamankan pihak Arhanud Palembang untuk menghindari amukan massa.

“Korban sudah membuat laporan dan saat ini untuk kedua tersangka masih akan kita periksa lebih lanjut,” ungkapnya.(SP/FIL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *