Di Hadapan 1.588 Wisudawan Unsri, AHY Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Dunia

Oplus_16908288

Indralaya, newshanter.com – Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menggelar Wisuda ke-182 dengan melepas sebanyak 1.588 alumni. Prosesi berlangsung selama dua hari, Rabu (11/2/2026) hingga Kamis (12/2/2026), bertempat di Auditorium Unsri Indralaya.

Acara istimewa ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang.

Dalam orasi ilmiahnya sebagai keynote speaker, AHY menyampaikan apresiasi tinggi kepada para wisudawan serta menekankan tiga poin utama dalam menghadapi tren global:

1. Memahami peluang dan tantangan di tengah dinamika dunia

2. Optimisme bangsa untuk membangun semangat kolektif menuju kemajuan Indonesia

3. Resiliensi, yakni kemampuan mengubah ketidakpastian menjadi ketahanan nasional

“Dinamika politik terus mengguncang dunia dan Indonesia tentu merasakan dampaknya. Namun, kita harus terus optimis untuk bertahan dan unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegas AHY.

Ia juga menegaskan bahwa investasi terbaik bangsa bukan hanya pembangunan fisik, melainkan kualitas sumber daya manusia.

“Universitas abadi adalah diri kita sendiri. Teruslah belajar, semoga Unsri semakin unggul,” katanya.

Wagub Cik Ujang menyampaikan bahwa wisuda merupakan tonggak sejarah penting bagi setiap individu.

“Keberhasilan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi juga buah dari doa dan dukungan orang tua, keluarga, serta para pendidik. Jadikan semangat disiplin selama kuliah sebagai bekal di dunia kerja,” ujarnya.

Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Menko AHY dan Wagub Sumsel di tengah kesibukan mereka.

Kepada para lulusan, ia berpesan, “Selalu jaga nama baik almamater, jaga moral, dan nama baik orang tua. Berpikirlah secara inovatif (out of the box) agar sukses di masyarakat nanti.”

Rektor juga menyoroti pentingnya penguatan sarana dan prasarana kampus. Saat ini, Unsri tengah menjajaki dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan berbagai fasilitas penunjang seperti Gedung pembelajaran,Laboratorium, Fasilitas pelatihan.

Langkah tersebut dinilai strategis guna memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Infrastruktur yang memadai adalah fondasi penting bagi peningkatan mutu lulusan,” jelasnya.

Selain itu, Unsri mencatat tren positif dalam capaian akademik mahasiswa, khususnya peningkatan persentase kelulusan tepat waktu—yang menjadi indikator membaiknya sistem akademik serta efektivitas pendampingan mahasiswa. (Vin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *