Lahat,Newshanter.com,-Guna meningkatkan disiplin disagala sektor, khususnya demi ketertiban dan disiplin serta keamanan berlalu lintas dijalan raya. Sub. Denpom Lahat menggelar pekan disiplin nasional, yang dalam hal ini melibatkan sebanyak 36 orang personil, dari beberapa pihak terkait. Diantaranya, pihak Dinas Perhubungan, Provost, Intelkam, Reserse, serta Satuan Lalulintas dari Polres Lahat, dan juga beberapa anggota dari Sub. Denpom Lahat sendiri.
Dikatakan komandan Sub. Denpom Lahat Kapten CPM Edison Sihaloho, bahwa pelaksanaan pekan disiplin nasional ini tidak hanya jajaran TNI dan Polri saja yang menjadi sasaran operasi, tapi lebih luas lagi, semua masyarakat yang melanggar aturan serta disiplin dan ketertiban akan di lakukan pembinaan dan teguran.
“Demi ketertiban, pekan disiplin nasional ini sudah kita gelar sejak hari Senin lalu, dan akan terus berlanjut hingga batas waktu yang tidak ditentukan”, jelas pria berdarah batak ini, saat dibincangi awak media usai menggelar operasi di jalan lintas, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Kota Lahat, Kamis (10/09/2025) diruang kerjanya.
Kenapa pekan disiplin nasional ini diharuskan digelar diseluruh penjuru NKRI..? lanjut Edison. Karena menurut pencatatan WHO sendiri, negara indonesia ini terdata menempati urutan 3 terbanyak, yang meninggal dunia dijalan raya. Hal ini, sudah tentu akibat kecelakaan lalulintas.
“Maka dari itu, pelaksanaan pekan disiplin nasional ini melibatkan semua korp yang berkaitan dengan disiplin, ketertiban dan keamanan,” ujarnya.
Disiplin nasional itu sendiri, sambung dia. Harus dimulai dari diri sendiri, karena tidak akan tercipta disiplin nasional kalau masing masing individunya tidak mengawali dengan disiplin diri sendiri. Contonya, jika seorang perokok membuang puntung rokoknya sembarangan karena tidak disiplin, maka disaat kemarau seperti ini akan mudah sekali menimbulkan kebakaran.
“Oleh sebab itu, bagi seorang merokok jangan buang puntung rokok sembarangan. Target kita, karena melibatkan semua leading sektor yang ada, maka kalau kita temukan sticker berlogo TNI, Polri dikendaraan yang terjaring, maka akan kita lepas semua, baik secara personal maupun materilnya. Karena tidak ada orang yang berhasil menegakkan displin, jika orang tersebut tidak mendisiplinkan dirinya”, tegas Edison lagi.
Pantauan dilapangan, sepanjang operasi dilakukan dikelurahan Pagar Agung kemarin. Tidak ditemukan anggota TNI yang melakukan pelanggaran, dan semua berseragam, yang dilengkapi dengan syarat syarat berkendaranya. Hanya saja, terjaring satu anggota TNI dari sebuah kesatuan yang kebetulan salah bawa surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNKB), karena STNKB motor yang dibawanya tersimpan didompet istrinya. Sementara STNKB yang dibawanya adalah STNKB motor yang tinggal dirumah.
“Setelah dapat menunjukan STNK aslinya, serta kita beri pembinaan dan teguran, baik itu STNK maupun motornya kita kembalikan. Yang pasti, dalam pekan disiplin nasional ini, kita hanya melepaskan stiker-stiker berlogo korp satuan yang menempel kendaraan. Kalau mereka kena tilang, mereka akan disidang. Kecuali kalau pakaiannya tidak lengkap atau keluar markas tanpa izin, itu kena tilang Tatib (titip pelanggaran tata tertib), dan kalau kendaraan tidak lengkap, maka akan di tilang lalin.
Harapan kita,dengan digelarnya pekan disiplin nasional ini.Kedepannya, baik itu anggota TNI, Polri, dan semua klapisan masyarakat dapat menanamkan disiplin diri sedini mungkin, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” harap Edison dengan tegas.(Ganda)





