Home / breaking / Dalam tempo hampir bersamaan Polresta Bukittinggi Ungkap 2 Kasus, Pengelapan Sapi Qurban Dan Penganiayaan

Dalam tempo hampir bersamaan Polresta Bukittinggi Ungkap 2 Kasus, Pengelapan Sapi Qurban Dan Penganiayaan

Bukittinggi,News Hanter.com- Di penghujung masa  AKBP. Wahyuni Sri Lestari sebagai Kapolresta Bukittinggi,  tim Reskrim Dalam waktu hampir bersamaan, berhasil mangamankan pelaku  dalam dua tindak Pidana yaitu penggelapan   Dana Sapi Qurban dan pelaku peganiayaan

Kapolresta Bukittinggi Plt. AKBP. Wahyuni Sri Lestari dalam jumpa Persnya Membenarkan anggotanya telah menangkap seseorang yang berinisial AD yang diduga telah melakukan Kasus penipuan ataupun penggelapan uang untuk pembelian 13 ekor sapi dan satu ekor kambing kurban dengan kerugian  Rp.255.500.000.Kamis, ( 05/01/23)

AKBP.Wahyuni mengatakan, tersangak di tangkap berkat adanya 4 laporan polisi yang masuk ke Satreskrim Polresta Bukittinggi, sekita bulan Juli 2022

“jadi TKP penggelapan dana pembelian Sapi Kurban ini ada 4 TKP, penangkapan ini di lakukan dengan cara bertindak serta beberapa penyelidikan dengan melakukan pendekatan-pendekatan tentunya, jadi pelaku kita tangkap di Padang Panjang dengan dipimpin Kasat Reskrim langsung”.ungkap AKBP Wahyuni

Semntara itu Kasat Reskrim AKP. Fetrizal menjelaskan,  penangkapan AD yang diduga telah melakukan tindakan pidana penggelapan Dana pembelian sapi Kurban di beberapa lokasi di Bukittinggi, tersangka diamankan di wilayah hukum polres Padang Panjang yaitu di rumah saudara tersangka pada selasa 13/01/22 kemaren sekitar pukul 19.3O Wib

” penangkapan terhadap saudara AD umur 36 tahun dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang sapi kurban yang terjadi pada bulan Juli 2022 lalu,  dari pengakuan tersangka selama ini berada di Surabaya, “ungkap Fetrizal

Fetrizal juga mengatakan, sebelum proses penangkapan,pihak kepolisian memang ada upaya-upaya pendekatan persuasif melalui keluarga tersangka, dengan bantuan beberapa pihak,  sehingga proses penangkapan ini berjalan dengan baik tidak ada perlawanan, saat ini tersangka sudah kita amankan untuk di proses sesuai hukum yang berlaku,

“Kepada saudara AD, kami sudah melakukan proses penyidikan terhadap 4 tempat perkara diantaranya 3 di wilayah hukum Polsek tilatang Kamang  dan 1 wilayah hukum Polsek Kota Bukittinggi  dari 4 laporan tersebut kita tarik ke Polresta Bukittinggi untuk dilakukan proses penyidikan pungkasnya, “tambah fetrizal

Kronologi kejadian, sebelum bulan Juli para panitia Kurban menyetorkan uang para tersangka untuk mwmbwlikan sapi kurban, namun uang yang telah disetorkan dibawa kabur oleh tersangka, dan uang tersebut di pergunakan oleh tersangka untuk membayar hutang di daerah provinsi Lampung sebanyak 200 juta dan sebagian lagi digunakan untuk biaya hidup selama 6 bulan di daerah Surabaya, ujar Kasat Reskrim.

Kasat juga mengatakan, sampai saat ini Baru 9 saksi yang sudah kami periksa terhadap perkara saudara AD dan kemungkinan nanti juga akan bertambah saksi lain dalam proses pemberkasan perkara saudara AD, Kemudian untuk barang bukti berupa kuitansi dari yang disetorkan kepada saudara AD termasuk buku bukti transfer ke rekening saudara MN, Kemudian untuk pasal yang kami Sangkan adalah penipuan dan atau penggelapan pasal 378 jo Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.tutup Kasat reskrim.

Saat di mintai keterangan kepada Aldi ” ia mengakui kesalahan dan berjanji akan mempertanggung jawabkan perbuatanya dan akan menganti kerugian, ujar Aldi

Satu lagi tersangka Kasus Penganiayaan dan pengeroyokan yang di alami oleh ketua pemenangan Anies Baswedan Rumah Gadang Idris Sanur, kita juga telah mengamankan 3 orang tersangka

Tindak pidana  atas nama saudara Idris Sanur dalam perkara pengeroyokan, dimana modusnya adalah berkaitan dengan piutang jadi tidak ada kaitannya dengan politik pungkas kasat reskrim.

Adapun tersangka di sini adalah atas nama BR dengan alamat di jalan koto Selayan Bukittinggi untuk BB yang diamankan saat ini adalah handphone merk Samsung dan 1 buah sendok kapur,

Lebih lanjut Kasat reskrim menjelaskan, Dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang dilaporkan saudari Y, yang merupakan istri dari korban Idris Sanur, dari hasil laporan tersebut, tim Satreskrim Polresta melakukan penyelidikan sehingga pada hari Rabu tanggal 4 Januari 2023 pukul 02.30 WIB kami melakukan penangkapan terhadap saudari BR bersama dua orang lainnya

“Jadi pada saat hari Rabu kemarin ada tiga yang kami amankan di daerah Koto Tangah Kota Padang, Kemudian dari hasil penyelidikan satu orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu saudari BR, dan Dua orang lagi yang kita amankan pada saat itu untuk sementara dijadikan sebagai saksi dan kepada tersangka untuk sementara akan di kenakan pasal 351 KUHP dan pasal 170 tentang pengeroyokan ungkap Kasat (A/M)

About Mardi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Komentar Terbaru

    loading...




    Komentar Terbaru

      x

      Berita Lain

      Hadir Ditengah Masyarakat, Personil Polsek Ukui Lakukan Patroli Dialogis Secara Humanis

      PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Dalam Rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat Ukui yang ...