Palembang. Newshanter.com. Gara gara lamarannya ditolak Suryanto (24) salah seorang oknum mahasiswa Universitas PGRI Palembang nekat menghabisi pacarnya Soniya Priska Pratiwi (19) mahasiswa Universitas Bina Dharma Palembang.Peristiwa tragis cinta tidak direstui ini terjadi Sabtu (29/04/2017) malam dirumah Sonya di Jalan Tut wuri Handayani RT 62 RW 10 Sukawinatan Palembang.
Sonya yang mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer, tewas di tempat kejadian karena menderita sejulah luka tusuh dibagian anggota badanya. Latas mayat korban dibawa ke RS Bayakara Palembang untuk dilakukan visum etrevertum. Sementata pelaku Suryanto tidak lama setelh menghabisi pacarnya behasil diamankan, Kini tersangka meingkus diruamg tahanan Polsek Sukarame, Palembang.
Menurut keterangan yang berhasil di himpun Newshanter.com, pembunuhan yang dilakukan Suyanto (24) terhadap Sonya (19)diduga dilatar belakangi emosi lantaran ajakan Suyanto untuk menikah ditolak keluarga korban.Sebelum terjadi peristiwa Suryanto berkunjung kerumah pacarnya. Lantas menyampaikan niat baiknya untuk menikahi Sonya. Ternyata niat pelaku unutuk melamar dan menikahi korban ditolak oleh ibu korban.
Pelaku kecewa dan marah dan menarik korban ke dalam rumah. Keduanya lantas masuk ke dalam kamar dan didalam kamar teresebut terjadilah tindakan penusukan yang dilakukan pelaku.Dari luar kamar terdengar suara gaduh dan percekcokan antara korban dan pelaku.
Ibu korban mendengar ada gaduh dalam kamar,ia mendobrak pintu dan mendapati Suryanto tengah menendang tubuh korban yang telah bersimbah darah. Lantas keluarga korban minta pertolangan kepada tetangganya, Seketika tentangganya berdatangan untuk memberi pertolongan. Namun apa hendak dikata karena luka luka yang diami Sonya cukup parah Jiwanya tidak terselamatkan.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi ketika dikonfirmasi wartawan malam itu juga, mejelaskan untuk saat ini tersangka Suyanto sudah diamankan di Polsek Sukarami Palembang untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus ini. “Tersangka sudah kami amankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan. Untuk sementara, motif penusukan yang dilakukan tersangka ini emosi. Namun, untuk masalah hingga tersulut emosi tersangka masih di dalami,” ujarnya.Menurut Kaplosek Sonya meninggal dengan empat tusukan dibagian perut dan dada di rumahnya sendiri.Sedangkan pelaku malam itu juga berhasil dimankan,” pungkasnya.
Sedangkan pengakuan saksi mata, Fatimah (33) yang tidak lain adalah keluarga korban menyampaikan pelaku sempat menyampaikan niat untuk menikahi korban.” Dio itu ngomong nak nikahi Nia, langsung dijawab ibunya, tidak akan merestui, kalau mau melamar datang baik baik ke rumah ,” ungkapnya menirukan ucapan ibu korban Nuryatmi (43).
Ia melanjutkan usai mendapatkan ucapan tersebut pelaku marah dan menarik korban ke dalam rumah.Keduanya lantas masuk ke dalam kamar dan terjadilah tindakan penusukan yang dilakukan pelaku.Dari luar kamar terdengar suara gaduh dan percekcokan antara korban dan pelaku.
Hingga akhirnya ibu korban dan dirinya mendobrak pintu dan mendapati Suryanto tengah menendang tubuh korban yang telah bersimbah darah.” Pelaku langsung Lari keluar, usai mendengar teriakan ibu korban, sementara keluarga langsung membawa korban ke RS Myria Palembang namun nyawanya tidak tertolong,” jelasnya
Wanita yang juga tinggal di kediaman Soniya itu menjelaskan konflik antara pelaku dan keluarga korban telah berlangsung lama.Bahkan terakhir pelaku juga sempat membawa senjata tajam menemui ibunda Soniya.
Universitas Bina Darma Berduka
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Dharma Palembang, Muhammad Izman Herdiansyah menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Soniya Priska Pratiwi (19).Sonya merupakan mahasiswa yang duduk di semester II universitas Bina Dharma.Dan sepengetahuan dirinya korban tersangkut dalam masalah apapun di kampusnya.”Soniya mahasiswa yang baik tidak ada laporan bermasalah, kami atas nama fakultas Ilmu komputer Universita Bina Dharma berduka atas kejadian ini,” ungkapnya
Tersangka Mengaku Kilap
Tersangka Suryanto alias Kempo (24) ketika ditemui wartawan di Polsekta Sukarami Palembang, Suryanto, mengatakan, jika ia telah menyesal melakukan penusukan tersebut hingga menyebabkan pacarnya meninggal.
“Saya tadi hilaf dan emosional karena tidak direstui. Saya benar-benar menyesal,” ungkapnya.
Dikatakan tersangka Suryanto yang mengaku sebagai mahasiswa universitas swasta di Plaju semester sepuluh jurusan teknik elektro tersebut, ia menjalin pacaran bersama kekasihnya tersebut sudah sejak lama.”Sudah lama kami pacaran tapi kami tidak direstui,” terangnya.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel, Dr. Indra Nasution, mengatakan sebelum ditusuk oleh pelaku Suryanto menggunakan pisau, diduga korban Sonia sempat menangkis pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.
“Itu di lengan tangan kirinnya ada juga luka robek sayatan dan itu diduga didapat saat korban menangkis saat pisau akan ditusukkan kepadanya,” jelasnya saat ditemui usai melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sonia di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel.(ts/01)
