KAYUAGUNG,Newshanter.com – Sebagai tim monitoring terhadap pelaksanaan Dana Desa Pemerintah Kecamatan Pedamaran Timur (Petir) adakan kegiatan pembekalan terhadap seluruh Kepala Desa dan perangkat desa se Kecamatan Petir sebagai upaya menjalankan fungsinya selaku pengawasan dalam pembangunan dari Dana Desa.
Pelatihan dan Pembekalan terhadap Kades tersebut dilakukan diruang serbaguna Kantor Kecamatan Pedamaran Timur yang dipimpin langsung oleh Camat Pedamaran Timur Ari Mulawarman SSTP, BPMD OKI dan Tripika Kecamatan, Jum’at (23/11/2018).
Camat Pedamaran Timur Ari Mulawarman mengatakan pelatihan dan pembekalan terhadap kades dan perangkatnya tersebut sebagai upaya pihak kecamatan selaku pengawasan dalam pelaksanaan penggunaan dana desa oleh para kades dan harapan kami selaku tim monitoring adalah agar para pelaksana Dana Desa lebih memahaminya,”ungkapnya saat dihubungi melalui selulernya, Sabtu (24/11/2018).
Lanjut Ari, dalam kegiatan ini para kades dan perangkat diberikan pelatihan penyusunan Apbdes dan RPJMdes dengan melibatkan langsung narasumber dari Badan Pemerintahan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten OKI, kemudian dilakasanakan juga pelatihan Pengelolaan BUMdes dan kegiatan lainnya.
” Kegiatan tersebut di harapkan dapat menjadi langkah preventif pencegahan penyalah gunaan anggaran dana desa, karena melalui pembekalan setidak nya para aparat pemerintah desa mendapat pengetahuan lebih terhadap mekanisme kegiatan pengelolaan dana desa”,kata ari.
Sambungnya, selain langkah tersebut juga dilaksanakan verifikasi langsung ke lapangan dengan melibatkan unsur tripika kecamatan dan pendamping lokal desa dikecamatan pedamaran timur untuk mengecek langsung keberadaan pembangunan dan kegiatan yang bersumber dari dana desa sesuai dengan fakta dan kenyataan dilapangan.
” Diharapkan output dari berbagai kegiatan tersebut adalah tecipta nya aparat pemerintah desa yang paham akan tufoksi masing-masing terutama yang terkait dengan pengelolaan dana desa serta di harapkan dapat di implementasi secara baik dilapangan serta di harapkan partisipasi masyarakat desa sehingga pembangunan dapat bermanfaat demi kepentingan masyarakat desa”,jelasnya sembari meminta kepada masyarakat harus berperan aktif dalam mengawasi penggunaannya. (Salim)






