Bukittinggi,Adakan Kompetisi Menyeduh Kopi Bukik Apik 2018

Bukittinggi, News Hanter.com- Untuk mempromosikan salah satu keunggulan kuliner Kota Bukittinggi khususnya minuman kopi, Perintah Bukittinggi di bawah Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Indonesian Chef Association (ICA) Bukittinggi menggelar lomba “Brewing Coffee Competion Bukik Apik (kompetisi menyeduh kopi Bukik Apik) 2018” di pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Minggu (29/4/18)

Perlombaan kompetisi menyeduh kopi Bukik Apik tingkat Sumatera Barat tersebut memperebutkan trophy bergilir Walikota Bukittinggi, acara perlombaan lansung di buka secara resmi lomba ini dan sekaligus menikmati kopi Bukik Apik bersama Forkompimda.

Kepala dinas Parpora Bukittinggi, Erwin Umar, menjelaskan, sangat disayangkan kopi Bukik Apik tidak dikenal orang di luar Kota Bukittinggi, maka dari itu pemerintah Bukittinggi berusaha mempromosikakn Kopi Khas Bukit Apit ini melalui perlombaan meracik minuman kopi yang bekerja sama dengan ICA Bukittinggi, dengan harapan dapat meningkatkan perekomian masyarakat Bukik Apik khusunya yang memproduksi bubuk kopi jenis robusta sebagai mata pencaharian.

Perlombaan lansung di buka oleh Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutanya berharap, kegiatan ini hendaknya menjadi agenda rutin bagi Kota Bukittinggi, selain menarik wisata, juga untuk mempromosikan kopi Bukit Apit, Bukittinggi bisa dikenal di seluruh dunia

“Kopi Bukik Apik sudah lama dikenal dan disukai orang dari dahulunya, Yelwatrison bersama kawan-kawan di ICA sudah lama memikirkan untuk memperkenalkan kopi Bukik Apik yang sudah dikenal orang, agar dapat lebih dikenal lebih banyak lagi,maka dari itu ICA Bukittinggi akan mengembangkan lagi atau mempulerkan kopi Bukik Apik, baik itu di Kota Bukittinggi sendiri maupun di luar Kota Bukittinggi dan bahkan mancanegara”ungkap Walikoata Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Ketua ICA Bukittinggi, Yelwatrison mengatakan, tujuan di adakannya perlombaan yang pertama kali diadakan di Kota Bukittinggi dengan peserta sebanyak 33 orang, yang datang dari wilayah Sumatera barat, dan pesertanya terdiri dari orang-orang kadai-kadai kopi, rumah makan, dan umum.

” Iven ini pertama kali diadakan di Kota Bukittinggi dan pesertanya datang dari penjuru di wilayah Sumatera Barat,  peserta terdiri dari orang yang biasa berkecimpung di bidang minuman, khusunya minuman kopi,” kata Yelwatrison( Ayu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *