Bidan Betti Sebelum dicekik diberi racun, Mayatnya dibuang ke jurang

OKU Selatan. Newshanter.com. – Fakta- fakta pembunuhan bidan Betti asal Ranau Oke Selatan Sumatera Selatan, yang dibunuh oleh keponakan dan tiga pelaku lainnya terbilang sadis.Bidan Betti sebelum dicekik dan wajahnya dibekap dengan bantal ternyata oleh empat pelaku diberi racun.Racun yang diberikan pelaku, diakui oleh tersangka sebagai obat untuk korban.

Adapun tiga tersangka pembunuh bidan Betti yang mayatnya ditemukan di jurang wilayah Pesisir Barat Provinsi Lampung telah ditangkap tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Barat.

Informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com, penangkapan tersangka atas nama Gidion Meldina seorang wanita.

Polisi berhasil mengungkap dalam kurun waktu kurang dari 12 jam usai peristiwa pembunuhan atau penemuan mayat bidan Betti di Lemong.

Pembunuhan terjadi pada Rabu 27 Februari pukul 19.00-23.00 Wib.

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/132-B/II/2019/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SPKT Tanggal 28 FEBRUARI 2019.

Adapun identitas korban bernama Beti bin bairun berusia 45 tahun, warga Desa Sipatuhu Kecamatan Banding Agung Oku Selatan.

Berikut sejumlah fakta-fakta pembunuhan Bidan Betti yang Tribunsumsel.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Heboh di Medsos

Penemuan mayat wanita di jurang wilayah Lemong gegerkan warga.

Terlebih warga memposting dan membagikannya ke sejumlah media sosial, baik Facebook ataupun instagram.

Salah satunya instagram Polsek Pesisir Utara.

Dari foto yang diposting akun instagram @polsekpesisirutara, mayat perempuan diduga bidan itu mengenakan baju kemeja batik dan celana hitam.

Mayat itu ditemukan warga yang hendak melintasi perbatasan Bengkulu- Lampung pada pukul 07.40 WIB.

Tepatnya dibawah jurang dan ditutupi bantal.

Ditemukan mayat di Jalan Lintas Barat Lampung-Bengkulu Pekon Rata Agung Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, Kamis (28/2/2019) pagi.

2. Penemuan Pajero di Labuhan Jukung

Warga Krui Pesisir Barat heboh dengan penemuan mobil Pajero yang ternyata milik korban bidan Betti.

Diketahui dari percakapan warga di akun Facebook Kabar Pesisir Barat menyatakan ada dugaan korban pemilik mobil Pajero yang ditemukan di sekitaran Labuhan Jukung.

Polisi juga sudah mengamankan 1 unit mobil merk PAJERO Nopol BG 1462 YG.

3. Pelaku Keponakan Korban, Alasan Membunuh Karena sakit Hati dan Utang

Tersangka Gidion membunuh tantenya sendiri bidan Betti karena merasa sakit hati.

Selain sakit hati, pelaku juga mengaku ada utang dengan korban.

 

4. Korban Diracun dan Sempat Lemas Sebelum Dicekik

Modus dalam membunuh bidan Betti dalam informasi yang didapat dengan cara memberikan racun.

Racun tersebut diakui oleh pelaku sebagai obat untuk korban.

Dalam perjalanan menuju pengobatan, korban meminum racun dan hanya mengalami lemas.

Melihat korbannya tidak mati, membuat tiga pelaku mengambil inisitaif untuk membunuh dengan cara mencekik dan membekap korban.

Ketiga peran pelaku diantaranya Badriansyah memberentikan mobil, kemudian O dan Badriansyah mencekik dan membekap korban dengan bantal.

Sedangkan Mubarik memegang kaki korban sehingga korban meninggal dunia.

5. Korban Dibuang di Jurang 5 Meter

Korban yang sudah tewas, akhirnya pelaku membawa korban ke arah Pesisir Utara dan membuang korban di jurang yang dalamnya kurang lebih 5 meter di pinggir Jalan Lintas Barat Sumatera.

TKP Penemuan berada di perbatasan Bengkulu-Lampung, sedangkan mobil Pajero korban sengaja ditinggalkan di Krui.

6. Pelaku Positif Narkoba

Gidion dan Badriansyah positif menggunakan Narkoba.

Hal itu setelah dilakukan tes urine.

Saat ini asal narkoba masih di lidik oleh polisi.(TS/tim)

 

Pos terkait