Palembang, newshanter.com – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUBMTR) kota Palembang melakukan peninjauan ke lokasi Taman Sungai Sekanak Lambidaro.
Dimana berbagai persiapan dilakukan untuk menyukseskan kegiatan beberapa hari kedepan nanti untuk Festival Sekanak Lambidaro, demikian diutarakan Kepala Dinas PUBMTR Kota Palembang Akhmad Bastari Yusak saat ditemui di lokasi, Kamis (3/2/2022).
Dikatakan Bastari, untuk persiapan Festival Sekanak Lambidaro saat ini sudah mencapai 80 persen, dimana besok akan dilakukan gladi bersih. Persiapannya sendiri pada kegiatan festival itu sendiri, kita siapkan tenda-tenda untuk peserta, sponsor, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Dan disebelah ujung tenda utama kita siapkan untuk masyarakat umum yang bisa masih jualan kita siapkan tenda-tenda. Tujuannya adalah jangan sampai ada yang liar,” ujarnya.
Kemudian, untuk stand yang kita siapkan lebih kurang sekitar 25 tenda. Dimana untuk masyarakat yang tidak masuk pada Festival Sekanak Lambidaro, maka sudah disiapkan diujung tenda, dan itu sudah disiapkan oleh Camat Bukit Kecil yang mengaturnya.
“Dimana bagi masyarakat yang ingin jualan sudah kita siapkan tempatnya, tujuannya jangan sampai jual kemana-mana, sehingga lebih tertib itu tujuan kita,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, Sabtu (5/2/2022) jam 2 siang, Minggu seharian, dan pada minggu malamnya atau malam Senin untuk penutupannya.
Pembukaan yang jelas akan dihadiri oleh Forkompimda provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan kota hadir, ada permainan rakyat, lomba, kebersihan, dan insya Allah akan dihadiri oleh Dirjen PU akan hadir insya Allah.
“Untuk sistem pengamanannya sendiri, Walikota Palembang sudah bentuk masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” katanya.
Masih dilanjutkannya, keamanannya sendiri ada dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI/Polri, Parkir dari Dinas Perhubungan (Dishub), kebersihan dari Dinas Kebersihan, Lampu Taman ada dari Dinas Pertamanan, untuk kebersihan sungai ada dari Dinas PUPR.
“Besok ada senam yang diinisiasi oleh Dandim 0418, senam bersama TNI/Polri, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang, dan masyarakat,” bebernya.
Masih disampaikannya, untuk festival Sekanak Lambidaro kita dari PUBMTR sebanyak 60 orang, dan kita juga menyediakan stand PUPR.
“Dimana di stand itu sendiri akan menampilkan masalah bagaimana proses prosedur pembangunan gedung, bagaimana mendapatkan kesesuaian tata ruang KPR itu ada alur-alur disana. Bagaimana membuat informasi tentang prosedur untuk KPPR sama PPBG,” imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk mengenai pembatas yang belum ada, maka kita menghimbau untuk dipasang rambu-rambu untuk mengantisipasinya agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan ini ruang terbuka sehingga tidak bisa dibatasi.
“Itu adalah untuk ornamen hiasan lampu, kita lakukan bertahap, bukan kerjaannya selesai disini saja, dimana pada tahun ini untuk jembatan itu akan kita buat lengkung, dan akan dibongkar, serta kantor Perum Perumnas,” tegasnya.(ton)
