Beni Hernadi Berkomitmen tidak berpolitik uang

Beni Hernadi Tampil Sebgai Pembicara DEbat Publik. Foto ZP

MUBA.Newshanter.com.Menjelang Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengingatkan untuk menjauhi praktek politik uang (money politics) dan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Beni mengakui, pengalaman dalam pesta demokrasi, Pasangan calon kerap menggunakan politik uang untuk bisa menarik simpati dalam meraup suara.

Demikian disampaikannya dalam kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan oleh tim relawan cerdas Project Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan mengusung tema Urgensi Gerakan Pemilih Cerdas dalam rangka mewujudkan Pilkada Muba 2017, zero money politik dan zero keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang telah berlangsung di ruang Opp Room Hotel Ranggonang Jalan Merdeka Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Selasa (28/06/2016).

“Saya berkomitmen tidak berpolitik uang dan sudah berusaha untuk menjaga situasi politik di wilayah Kabupaten Muba tetap kondusif dengan tidak memasang baliho yang menggunakan dana daerah atau memerintahkan para pegawai untuk memilih saya serta upaya lain”, ujarnya.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi berharap, “Semoga kita dapat melakukan upaya bagaimana pilkada ini murah karena kondisi kabupaten Muba saat ini serta pembuktian kepada publik meski kabupaten Muba dalam keterpurukan namun masih tetap dapat melaksanalan Pilkada murah, berkualitas dan kondusif”, harapnya.

Sementara itu, narasumber relawan cerdas project Muba, Ricky Purba menjelaskan bahwa proses demokrasi yang dilakukan dengan cara main uang (money politic) adalah bentuk kecurangan dan ketidakdewasaan para calon dalam perhelatan pesta demokrasi.

Di era demokrasi yang semuanya telah menjadi bebas menentukan pilihan, bebas bersuara, berpendapat, mencalonkan dan dicalonkan semestinya digunakan sebaik mungkin. Politik uang tidak boleh terjadi dan harus di tolak, karena merusak moral bangsa.

Lebih lanjut disampaikannya juga, gerakan pemilih cerdas merupakan gerakan yang memiliki rasa kepedulian dan prihatin terhadap situasi politik dan pembangunan Muba yang terjadi saat ini, dan diharapkan akan menjadi kepentingan bersama seluruh elemen masyarakat Muba dan didorong secara bersama-sama demi kemajuan Muba.

“Gerakan relawan cerdas ini juga akan melaksanakan sosialisasi ditingkat desa, kecamatan dan kabupaten untuk mendorong fakta integritas demi terwujudnya pilkada berkualitas antara kandidat, penyelenggara, pengawas, ASN, dan pihak-pihak terkait”, pungkasnya.

Diskusi Publik bertajuk “Urgency Gerakan Pemilih Cerdas Dalam Rangka Mengwujudkan Pilkada MUba 2017, Zero Money Politic & Zero Keterlibstan ASN” diikut para wartawan, LSM, Ormas kepumudaan dan lainnya. Kemudian acara dilanjutkan berbuka bersama.(zainal piliang)

suasana debat publik
suasana debat publik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *