Bedeng Agus, Tempat Kumpul Geng Boel Tacos di Rawa Lele, Agus Anak Oramg Berada

Jakarta Newshanter.com- Bedeng tempat tinggal Agus Dermawan (39) di Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat menjadi saksi bisu aksi biadab Agus mencabuli dan mengahabisi nyawa bocah perempuan dalam kardus. Bedeng itu juga biasa digunakan Agus dan anak-anak Geng Boel Tacos untuk pesta ganja. Seperti apa isi bedeng itu?

Bedeng tersebut berukuran 3×4 meter. Ada warung di bagian depan tempat Agus berjualan minuman dan makanan. Bedeng itu masih dipasangi garis polisi.AS, salah satu teman Agus yang sering main ke bedeng itu mengatakan biasanya Agus berjualan setiap Senin-Jumat. Sabtu dan Minggu tutup.
“Biasanya buka dari jam 09.00 WIB pagi sampai jam 23.00 WIB malam,” ucap AS saat ditemui detikcom di dekat bedeng Agus, Minggu (11/10/2015).

AS mengatakan bedeng itu biasa menjadi tempat kumpul anak di bawah umur. Biasanya mereka berkumpul hingga pagi. “Sampai pagi nongkrong di warung,” katanya.AS yang pernah masuk ke dalam bedeng Agus menyebut di dalam bedeng ada 3 ruangan. Satu ruang yang digunakan untuk warung dan 2 untuk kamar.

“Ada spring bed di kamar. Ada kamar mandi di luar. Sebelahnya ada bedeng dikontrakan, 2 sudah keisi (dihuni orang) dan yang satu kosong,” ucap AS.

Menurut AS, dia sempat melihat ada yang berbeda dengan Agus. Wajah Agus terlihat bingung saat AS main ke warung Agus pada Jumat (02/10/2015). Hari itu adalah bertepatan dengan ditemukannya mayat bocah di dalam kardus di pinggir Jalan Sahabat (pinggir Jalan Tol Sedyatmo), RT 06 RW 05, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.

“Jumat siang saya beli mie di situ. Dia mukanya bingung, saya nggak curiga tapi memang mukanya kelihatan bingung,” kata AS.Namun AS tak terlalu ambil pusing. Dia tetap ngobrol seperti biasa dengan Agus. Ketika Sabtu malam Minggu, biasanya AS yang main ke warung Agus, namun kali itu justru sebaliknya.”Sabtu minggu main ke rumah padahal sebelumnya jarang main. Cuma saya yang sering main warungnya. Tingkahnya sudah beda,” ucap AS.

Agus Anak Orang Berada

Menurut Ketua RT 47 Rw o7 Rawa Lelele KaliDeres Dadang (43) mengatakan, Agus Dermawan (39) diketahui bukan warga asli Rawa Lele, . Dia merupakan warga pindahan dari Kampung Rawa, Cempaka Putih dan berasal dari keluarga yang cukup berada. “Saya kenal Agus dari kecil, dia pindahan Kampung Rawa, Cempaka Putih. Akhir-akhir ini dia sering menyendiri bahkan nggak bergaul sama warga sini,” ucap Dadang kepda DEtik.COM

Dadang mengatakan Agus kurang berkomunikasi dengan warga. Menurutnya Agus berasal dari keluarga baik-baik, namun sayang Agus tersandung masalah narkoba hingga akhirnya menjadi residivis.

“Kita ajak kerja bakti, nggak pernah ngumpul. Warga juga segan sama dia, karena dia anak orang kaya, juga karena dia pernah keluar masuk penjara. Orang tuanya baik berbaur sama warga tapi Agusnya senang menyendiri,” ucap Dadang.

Dadang menunjukan rumah orang tua Agus. Rumah itu bagus dan disebut yang paling besar di daerah itu, hanya berjarak sekitar 60 meter dari bedeng Agus. Saat detikcom mencoba bertamu ke rumah itu, tak ada yang menjawab dan rumah dalam keadaan kosong. Menurut Dadang, Agus pernah ditawari untuk dibuatkan kamar di rumah orang tuanya tapi nggak mau, dia memilih tinggal menyendiri.

“Dia pernah dibuatin kamar tapi nggak mau. Nggak ada konflik sama keluarga, pas umurnya belum sekolah Agus sudah ditinggal Bapaknya,” tambah Dadang.(DTC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *