Balasan Orang Napi Sinjunjung Kabur, Tiga Berhasil Ditangkap. Petugas Lapas Ditusuk

Naoi Yang Kabur

Sijunjung Sumbar. Newshanter.com. Balasan orang penghuni Lembaga Pemasyakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung Sumwtera Barat (Sumbar) Minggu (17/9/2017). kabur dari sel tahanan ketika petugas mengantar nasi untuk makan siang..

Bahkan seorang petugas lapas yang lagi piket Doni (38) sempat berusaha menghadang para tahanan yang berusaha kabur. Namun naas petugas sipir itu ditikam pisau. Akibatnya DoniĀ  mengalami luka robek di kepala sebelah kanan di atas telinga dan dekat pergelangan tangan kanan ,dan dilarikan ke rumah sakit akibat ditikam napi dan dini dilarikan ke rumah sakit setempat.

Keterangan yang diperoleh Newshanter.com.kaburnya para tahanan tersebut tak hanya membuat suasana di Lapas heboh. Akan tetapi seluruh masyarakat Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat resah dan takut dengan keberadaan napi yang saat ini berkeliaran.Mendengar tahanan lapas kabur, pihak Polres Sijunjung khususnya Satuan Reskrim dan Intel langsung melakukan pengejaran.

Tiga Berhasil Ditangkap

Kepala Sub Bagian Penyusunan Pelaporan, Humas, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Sumatra Barat Bobby Sectio Wahyudi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk menangkap seluruh napi yang masih lolos. Hingga Ahad petang, sebanyak tiga napi sudah berhasil ditangkap.

“Kami belum bisa berikan keterangan mengenai tindakan detil selanjutnya. Kami menunggu pimpinan yang masih di Jakarta. Namun yang pasti, kami koordinasi dengan kepolisian Sijunjung,” ujar Bobby saat dihubungi, Minggu sore

Kronologis kejadian kaburnya belasan napi tersebut diawali petugas LP yang membawakan nasi makan siang dengan gerobak dorong. Bersamaan dengan itu, petugas jaga LP yang sedang jaga inisial P, langsung ditodong menggunakan senjata tajam oleh oknum napi. Kesempatan itu digunakan oleh napi lainnya untuk kabur melalui pintu utama dan menyerang petugas piket doni.
Para naoi yang kabur itu adalah, Bendri Bon, Eki Nopriana, Junaidi, Risman, Teye Geli, Ardianlo, Suhen, Randi Derion, Dani Darmanto, Nasrul Effendi dan Abdul Dasril panggilan Dedet.

Para napi yang kabur itu mereka rara-rata terjerat kasus narkoba dan kriminal. Sementara 9 orang merupakan pindahan dari Lapas lain.(zal/Nia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *