Bukittinggi, News Hanter.com-Even Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu 2017 resmi berakhir, dan para Atlet telah kembali ke Daerahnya masih-masing,termasuk kontingen Bukittinggi.
Kejurda yang diselenggarakan sejak 26 Desember, lalu oleh Pengda Wushu Sumbar, dan berakhir pada tanggal 29 Desember 2017, pada kejuaraan berjalan sukses dan lancar,dengan mendatangkan dua orang wasit dari Pengurus Besar Wushu (PB Wushu) Jakarta
Ketua Pengprov Wushu Sumbar, HJ Usnaini, mengatakan even ini sebagai ajang pembinaan bagi atlet. Pengda Wushu berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sesuai dengan Program Jangka Pendek dari Pengda Wushu Sumbar untuk mencari bibit baru dengan menggelar berbagai kejuaraan mulai dari tingkat sasana sampai tingkat provinsi, sekalian melakukan Pembinaan, Prestasi sambil berekreasi.
“Semoga Kejurda ini bisa dijadikan ajang pembinaan atlet yang berkelanjutan, selain untuk menambah pengalaman tanding bagi Atelt itu sendiri, juga dari kejuaraan ini, kita bisa melihat bibit baru yang berprestasi,” ungkap Hj Usnaini usai menutup Kejurda yang digelar di Gor Tanjuang Patai kota Solok, Jumat (29/12/17).
Pada kesempatan tersebut, Ketua Pencab Wushu Bukittinggi, Petrus Setiba di Kota Bukittinggi mengatakan, pada kejuaraan Daerah Wushu yang diadakan di Kota Solok kemaren, Bukittinggi secara keseluruhan memperoleh 9 medali Emas, 7 Perak dan 6 perunggu.
” kita cukup berbangga dengan usaha dan perjuangan yang dilakukan oleh Atlet Bukittinggi dikejurda yang di adakan di Kota Solok kemaren, kita juga bersyukur dengan perolehan medali yang disumbangkan oleh Atlet-atlet Bukittinnggi pada ajang kejurda kemaren,”ujar Petrus
memang pada ajang kejuaraan kemaren kita masih banyak kekurangan yang harus di benahi,mudah-mudahan pada ajang kejuraan Pra Porprov di Pariaman yang akan datang kita akan mencoba memperbaiki kesalahan-kesalahan yang lalu, dan berusaha berbenah diri, dan juga kedepanya kita akan melakukan seleksi yang lebih ketat lagi bagi Atlet-atli