Home / Kota Palembang / Ada Pelanggaran Dalam Tahap Pemilihan Ketua RAPI, Hasil Musda Ditunda Sampai Ada Klarifikasi

Ada Pelanggaran Dalam Tahap Pemilihan Ketua RAPI, Hasil Musda Ditunda Sampai Ada Klarifikasi

Palembang,newshanter.com – Untuk pencalonan kandidat sebagai calon Ketua  RAPI kemarin ada dua yakni Achmad Rizwan dan Ir Suparman Romans.

Secara administrasi syarat untuk maju menjadi calon Ketua RAPI harus mendapat dukungan dari daerah, dan proses itu sendiri sudah saya lakukan, minimal ada tiga daerah, demikian diutarakan Ir. Suparman Romans saat ditemui dikantornya, Senin (11/10/2021).

Dikatakan Suparman, untuk saya sendiri mendapat dukungan ada tiga daerah, sedangkan Ahcmad Rizwan mendapat dukungan 12 daerah.

Ternyata setelah berkas diserahkan ke panitia, tidak ada sanggahan, tidak ada klarifikasi, artinya tahapan ini jalan, sampai dengan pra Musyawarah Daerah (Musda) juga tidak ada pemberitahuan, apakah ada syarat yang kurang atau tidak untuk semuanya, ujarnya.

Kemudian, maka daripada itu kita berpendapat dan berkenyakinan secara administrasi sudah lolos, tinggal pertarungannya adalah di fase pemilihan.

Tahu-tahu pada waktu orang Musda, pada waktu sudah pemilihan pimpinan sidang, laporan team dari hasil verifikasi langsung menggugurkan saya, dianggap tidak memenuhi syarat, dengan memberikan penjelasan bahwa ada dukungan ganda, ungkapnya.

Masih menurutnya, dimana dukungan ganda dari kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dimana ada ke saya dan Achmad Rizwan.

Dimana para pendukung saya protes, namun tidak ditanggapi memang sudah terkondisi, target mereka ini sudah calon tunggal, aklamasi, malam langsung pelantikan, dan itulah skenario mereka.

Maka dari itu kita protes, karena ini sudah menyangkut hak, katanya.

Lanjutnya, kenapa dilakukan pencoretan, mereka bilang alasan mencoret dukungan itu, dengan alasan ada dukungan ganda jadi dianggap hangus.

Setelah kita telurusi ternyata yang dukung kita dari Kabupaten PALI mengatakan tidak pernah aku menandatangani dua dukungan, dan dukungannya kepada saya Ir. Suparman Romans, dan ini menjadi dasar kita melakukan protes, bebernya.

Masih disampaikannya, Musda itu sendiri memang sengaja dikebut, sudah berjalan, bahkan sudah memilih ketuanya itu dengan ketetapan bahwa itu aklamasi atau calon tunggal.

Kita adakan protes, kawan-kawan bergerak, akhirnya diadakan dialog dengan salah satu pemimpin sidang dari steering commitee dan panitia.

“Dan pada saat diadakan dialog itulah terbuka, kita minta cek dukungan itu, dan terbukti yang satu palsu,” jelasnya.

Ditambahkannya, tiga daerah yang mengajukan dukungan.

Pimpinan sidang dari steering commitee mengakui dia teledor atau lalai, karena kami tidak memeriksa dan teliti lagi, kamu lalai, bagi kami adalah patal, karena kami kehilangan hak.

Maka dari itu kita kaji ada indikasi untuk pelanggaran hukumnya.

“Akhirnya buat pernyataan, dia buat pernyataan bahwa dia khilaf, lalai tidak memeriksa secara teliti, dan itu pegangan kita,” tegasnya.(ton)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Antisipasi Lakalantas, Polsek Pangkalan Kuras Lakukan Pangamanan Lalulintas

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras jajaran Polres Pelalawan kembali ...