Bukittinggi, News Hanter.com- setelah melakukan perampokan terhadap mobil Bank Syariah Mandiri yang sedang membawa uang 3.5milyar menuju kota Payakumbuh beberapa Bulan lalu, ke enam pelaku berhasil di amankan oleh Sateskrim Polres Bukittinggi di dua lokasi berbeda,yakni di Medan Provinsi Sumatera Utara dan Pekanbaru Provinsi Riau.
Melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Luthfi Olot Gigantara,mengatakan, ke enam orang tersangka perampokan itu berhasil diamankan pada waktu dan lokasi yang berbeda, yakni di Medan Provinsi Sumatera Utara dan Pekanbaru Provinsi Riau, dan sekarang 5 di titip di rumah tahanan polres Bukittinggi dam saru orang lagi masih di titip di rumah tahanan Tapanuli, dalam.waktu sekat alan di pindahkan ke sini.
“Lima diantaranya telah mendekam di Ruang Tahanan (Rutan) Mapolres Bukittinggi, sementara satu tersangka lainnya juga telah diamankan di daerah Tapanuli,”terang AKP Luthfi Olot
AKP Luthfi olot juga menambahkan, pengungkapan kasus perampokan uang nasabah BSM Cabang Aur Kuning ini, tidak terlepas dari intensinya pengintaian oleh Tim Buru Sergap (Buser), sehingga para pelaku ini dapat diamankan dalam tempo satu minggu terakhir, sekarang ke lima pelaku sedang dimintai keteranganya untuk prose lebih lanjut, sehingga nantinya dapat diketahui bagaimana kronologis perampokan ini, dan apa motivasi mereka melakukan perampokan uang nasabah BSM Cabang Aur Kuning itu.
“Saat penangkapan dua dianyara lima orang tersebut, memang ada yang dilumpuhkan dengan timah panas kerena berusaha melarikan diri, sampai saat kini, kasus yang cukup menyita perhatian publik itu, masih dalam tahap penyelidikan, dan akan segera di publish secara lengkap dalam waktu dekat,” terangnya.
Sementara itu Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana membenarkan bahwa telah dilakukan penangkapan terhadap lima tersangka yang terlibat dalam kasus perampokan uang nasabah Bank BSM Cabang Aur Kuning, dan hal itu merupakan suatu keberhasilan Satreskrim yang telah berhasil mengungkap kasus yang cukup besar pada tahun ini.
“Untuk keterangan lebih lanjut terkait bagaimana kronologis perampokan ini, siapa saja nama pelaku, serta keterangan lainnya, akan disampaikan Polres Bukittinggi dalam jumpa pers, yang akan diadakan pada Jum’at 31 Agustus 2018 lusa,” ulasnya.
kasus perampokan ini berawal saat mobil merk Daihatsu Xenia berwarna hitam milik Bank BSM Cabang Aur Kuning, dengan nomor polisi BM 1971 JQ yang membawa uang ini, mereka dibuntuti dan ditodong oleh gerombolan perampok di kawasan Jembatan PLTA Agam atau perbatasan antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada Senin 4 Juni 2018 lalu,
“Dalam aksinya pelaku mengikuti mobil, menodongkan senjata api, dan menyekap tiga orang yang ada di dalam mobil, masing-masing sopir, staf, dan security atau petugas keamanan Bank BSM Cabang Aur Kuning Bukittinggi,” ungkap kapolres mengakhiri(A/M)





