Muba Siap Dukung Swasembada Pangan 2017

Wakil-Bupati-Muba-Beni-Hernedi-saat-pimpin-rapat-koordinasi-upaya-khusus-di-ruang-rapat-bupati-Muba

MUBA, NEWSHANTER,COM- Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi menyatakan bahwa Kabupaten Muba siap mendukung tercapainya program Swasembada Pangan 2017.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka rapat koordinasi upaya khusus (upsus) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai untuk mewujudkan Swasembada Pangan menuju Permata Muba 2017, Rabu (11/02/2015).

Tampak hadir pada acara yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati itu, Dandim 0401 Muba Letkol Inf M Arief Hidayat, Direktorat Pasca Panen Kementrian RI Bambang Wijaya M.Eng, Kepala Distanak Muba Ir Ahmad Juahir MM, beserta pimipnan SKPD yang terkait lainya.

Diakui Wabup, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan produksi tanaman pangan padi, jagung dan kedelai. Tantangan itu antara lain, sulitnya mendapatkan benih unggul bermutu, serta tidak seimbangnya biaya produksi dan harga jual.

Kemampuan penyediaan sarana produksi oleh petani seperti pupuk dan obat-obatan juga masih rendah. Penggunaan teknologi oleh petani masih belum optimal serta tingginya konversi atau alih fungsi lahan tanaman pangan keperuntukan lainnya, dan yang paling utama ialah tidak seimbangnya biaya produksi dan harga jual.

Namun demikian sambung Wabup, yang terpenting adalah membangun kerjasama antara petani atau masyarakat dengan aparat pemerintah dan TNI-AD, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.

‘’Saya yakin dan percaya dengan adanya kerjasama TNI-AD dengan Kementerian Pertanian sampai jajaran terbawah dalam pembinaan dan pendampingan swasembada padi, jagung dan kedelai akan tercapai,’’ harap Wabup.
Direktorat Pasca Panen Kementrian RI Bambang Wijaya M.Eng mengapresiasi atas kepedulian Pemkab Muba yang merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki satu penyuluh satu desa, dimana para penyuluh memegang peran penting dalam menyukseskan program swasembada pangan.
“Muba merupakan satu satunya daerah yang memiliki satu penyuluh satu desa, dan ini sangat penting dalam membantu pengawalan guna menuju Swasembada Pangan 2017”, jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Distanak Muba sasaran produksi Padi Pada Tahun 2015 adalah 257.515 ton, dimana produksi padi tahun sebelumnya ialah berkisar 231.000 ton saja, sedangkan sasaran produksi jagung Muba 2015 ialah 12.933 ton.

Sementara itu Dandim 0401 Letkol Inf M Arief Hidayat menegasakan TNI – AD Siap mengawal dan membantu para petani untuk mewujudkan Swasembada Pangan 2017.
“Kita siap mengawal dalam menyukseskan program pemerintah Swasembada Pangan 2017”, tegasnya.( Heri Chaniago)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *