Palembang,newshanter.com – Dalam rangka mewujudkan Visi Kampus MDP “Menjadi Perguruan Tinggi yang Berdaya Saing Global dan Inovasi Berkelanjutan dalam bidang Rekayasa Bisnis Berbasis Teknologi Informasi pada Tahun 2040” maka kampus MDP mengajukan penggabungan STMIK GI MDP, AMIK MDP dan STIE MDP menjadi Universitas Multi Data Palembang sesuai dengan Permenristekdikti No. 3 Tahun 2018 tentang Penggabungan dan Penyatuan PTS yang resmi.
Launching Universitas Multi Data Palembang dilaksanakan di Aula Kampus MDP dihadiri oleh Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Edward Juliartha, pejabat pemerintahan, Rektor dan Direktur Universitas di Kota Palembang, Senin (26/4/2021).
Asisten III bidang Administrasi dan Umum Prof. Edward Juliartha dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada civitas akademika Universitas Multi Data Palembang.
“Semoga ini bisa menjadi semangat untuk bisa menciptakan universitas MDP ini menjadi kampus inovasi,” ujarnya.
Lebih lanjut Edward menambahkan universitas MDP ini merupakan suatu kebanggaan dan bertambah lagi satu pilihan bagi anak-anak muda untuk memilih kampus yang betul-betul berkualitas.
“Kami berharap bahwa kampus MDP ini bisa menjadi kampus 100 besar di Indonesia bahkan di dunia. Ini tentu akan menjadi satu semangat kerjasama yang baik, berkolaborasi, bersinegri dengan pemerintah daerah dan dengan semua steakholder akan menjadi satu cara untuk membuat MDP ini menjadi universitas yang betul-betul mewujudkan menjadi kampus inovasi,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan MDP James Alexander mengucapkan Gubernur Sumsel, Kepala L2Dikti Wilayah II, Ketua Aptisi Pusat, yang telah menyempatkan hadir pada acara peresmian Universitas MDP ini.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Ketua APTISI pusat yang telah banyak membantu berupa arahan dan bimbingan sehingga telah sampai dihari ini yakni peresmian Universitas MDP,” ujarnya.
James menambahkan, kami menyadari berdirinya Universitas ini pasti menimbulkan tantangan baru yang harus dihadapi.Dukungan Sistem Penjaminan Mutu Indonesia (SPMI) yang dilaksanakan secara berkelanjutan agar mutu lulusan yang dihasilkan dapat berkompetisi di pasar kerja.
“Berbagai masukan dari SPMI kami jadikan acuan penyusun kurikulum di kampus MDP sehingga lulusan kami dapat memasuki pangsa kerja,” pungkasnya.
Selain peresmian universita MDP, juga diserahkan beasiswa oleh PT. Smart Meter Indonesia sebagai mitra universitas MDP.Beasiswa ini diserahkan ke Gubernur Sumatera Selatan yang akan memilih putra putri terbaik Sumsel untuk kuliah di MDP. Juga diadakan seminar nasional bertemakan “Akselerasi Menuju Perguruan Tinggi 4.0”. (raf)





