Lhoksewumawe newshanter.com – Debu Vulkanik akibat dari letusan Gunung Sinabung, dataran tinggi Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, berterbangan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Lhoksemawe, mengingatkan warganya Agar selalu Waspada.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe (BLHK), Zulkifli, saat diwawancarai, Selasa (20/2/2018), menyebutkan, debu yang berterbangan di kota Lhokseumawe saat ini di perkirakan berasal dari lertusan gunung berapi Sinabung, di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara.
“Kita menghimbau kepada masyarakat kota Lhokseumawe agar waspada terhadap hal tersebut, karena abu Vulkanik itu dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi masyarakat, dari itu masyarakat di sarankan untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah,” pinta Zulkifli.
Baca : Abu Yang Diduga Berasal Dari Aktifitas Gunung Sinabung Ancam Warga Aceh.
Zulkifli menambahkan, debu yang halus dan berukuran kecil, yaitu kurang dari 10 mikron, berpotensi mengganggu radang pernapasan. Bahkan, debu yang berukuran 5 mikron dapat menembus saluran pernapasan bagian bawah, atau paru-paru.
“Dampak kesehatan yang diakibatkan oleh debu yang berasal dari aktifitas gunung berapi, bisa akut maupun kronik, efek akut bisa terjadi setelah terpapar oleh debu vulkanik dalam waktu singkat, sedangkan efek kronik bisa timbul setelah terpapar material dalam jangka panjang, atau bertahun-tahun,” jelas Zulkifli.
Dari itu Pemerintah kota Lhokseumawe meminta masyarakat untuk waspada, lanjut Zulkifli, walau saat ini mulai debu yang berterbangan sudah mulai terlihat berkurang, mungkin itu karena aktifitas gunung Sinabung sudah mulai mengecil, namun pemerintah berharap kepada masyarakat agar tetap waspada, bila hal ini tetap berlanjut, maka pihak pemerintah akan berupaya untuk membagikan masker kepada masyarakat.(Hasanuddin)





