Limapuluh Kota,NewsHanter.com
Tingginya curah hujan dan dinding bukit yang labil berakibat longsor.Kamis malam(10/12) Jalur Sumbar Riau di Sibumbun sampai Tanjuang Balik Limapuluh Kota putus total. material tanah,batu dan kayu menimbun badan jalan akibat dari curah hujan yang cukup tinggi akhir akhir ini.
Medapat informasi terjadi lonsor yang juga mengakibatkan putusnya jalur transportasi,kepala BPBD Liampuluh kota bersama Anggota dan Kepolisian Resort 50 Kota malam itu bergerak ke TKP lansung membenahi jalan dengan alat berat yang sudah di siagakan di sana.
Jalan longsor yang terjadi di kawasan Sibumbun, Tanjung Balik, Pangkalan, Kabupaten Limapuluh kota, Kamis malam(10/12), saat ini sudah kembali normal dengan sitem buka tutup.
dari pantauan wartawan di lokasi, terdapat 35 titik longsor di radius sepanjang 15 kilo meter, dengan ketinggian tumpukan material, mulai dari 2 hingga 10 meter. Lima titik yang paling fatal berakibat putusnya jalur transportasi dan listrik.
Selain material tanah merah dan lumpur, juga terdapat sejumlah pohon tumbang. Selain itu, jaringan listrik juga rusak karena putus akibat ditimpa pohon tumbang.Kecamatan Pangkalan Koto baru,Kapur IX dan sebahagian Harau aliran Listrik terputus akibat tumbangnya tiang di area lonsor i
Tanah longsor akibat curah hujan mulai terjadi di penurunan kelok sembilan hingga ke daerah manggilang. Selanjutnya lokasi paling parah terjadi di antar daerah Sibumbun hingga daerah Tanjung Balik, atau sejauh 15 kilo meter.
Kapolres Kabupaten Limapuluh Kota, AKBP Bagus Suryo Pratomo yang juga langsung turun ke lokasi bersama Kapolsek Pangkalan IPDA Kalbers, menyatakan dilokasi ini, terdapat 35 titik tanah longsor dan kayu tumbang, namun hanya lima titik paling parah dengan ketinggian mencapai dua hingga sepuluh meter.
“Dua unit alat berat sejak malam tadi terus berupaya mengevaluasi material longsor. Namun kendaraan roda empat baru bisa melewati jalur utama yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau ini, pada pukul 5.30 wib dini hari,” ujar Kapolres Bagus Suryo Pratomo.
Kapolres Bagus Suryo Pratomo juga menyataan potensi longsor susulan masih besar kemungkinan, mengingat kondisi curah hujan masih tinggi serta tumpukan material yang masih belum dievakuasi. “Setiap pengemudi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalur Sumbar-Riau, terutama di daerah Pangkalan ini,”Ujar Kapolres Bagus mengakhiri.(zal/NHO)



