Home / breaking / 78 Rumah Terbakar di Karang Anyar. Termsuk Rumah Bedeng milik orang tua Kapolri.

78 Rumah Terbakar di Karang Anyar. Termsuk Rumah Bedeng milik orang tua Kapolri.

Palembang, newshanter.com. Setidaknya sebanyak 78 unit rumah yang berlokasi di tiga lorong, yakni Lorong Kayu Bulat RT 6, Lorong Tepian Musi RT 6 dan Lorong Hidayah RT 8 di Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (15/10/2019) kemarin habis terbakar.

Bukan hanya itu, kebakaran yang terjadi di dekat rumah orang tua Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut juga meludeskan 7 bedeng milik orang tua Kapolri.

Pantauan wartawan Koran SN di lapangan, tampak Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan bersama Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel dan Polresta Palembang berkumpul di depan rumah orang tua Kapolri yakni Hj Kordiah dan H Andi Suandi Arta, yang lokasi rumahnya tepat di pinggir Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan.

Setelah itu, Wakapolda Sumsel dan Kapolresta Palembang langsung turun ke lokasi kebakaran yang berada di Lorong Kayu Bulat, Lorong Tepian Musi dan Lorong Hidayah.

Tampak juga saat kebakaran terjadi, warga yang ada di sekitar lokasi panik dengan mengangkut barang-barang dari dalam rumah. Hal ini lantaran rumah para warga tersebut lokasinya berdekatan dengan rumah para korban yang sudah terbakar. Bukan hanya itu, di rumah orang tua Kapolri juga terlihat sejumlah anggota kepolisian mengeluarkan sejumlah barang dari dalam rumah.

Dalam kebakaran tersebut sekitar 18 mobil Damkar PBK Kota Palembang serta empat mobil water canon kepolisian dikerahkan. Hingga akhirnya, api yang membakar rumah para korban berhasil dipadamkan.

Rizal (54), Asisten orang tua dari Kapolri mengatakan, jika kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat dari kejadian tersebut banyak rumah dan juga bedeng yang berlokasi di RT 6 dan RT 8 hangus terbakar api.

“Bahkan bedeng 7 pintu milik orang tua Pak Kapolri di Lorong Hidayah RT 8 habis dibakar api,” katanya.

Menurut Rizal, api pertama kali muncul diduga dari rumah salah satu warga yang berada di Lorong Tepian Musi RT 6. “Diduga penyebabnya dari kompor gas meledak lalu api membakar rumah tersebut, kemudian api menyambar ke rumah lainnya. Karena di lokasi ini merupakan kawasan padat penduduk maka saat kejadian api dengan cepat merambat dan membakar rumah warga yang lokasinya berdekatan,” terangnya.

Di lokasi yang sama, Camat Gandus, Ricky Fernandi mengungkapkan, dari pendataan yang dilakukan oleh pihaknya ada 78 rumah warga yang habis terbakar.

“78 rumah yang terbakar ini berada di dua RT, yakni RT 6 dan RT 8. Untuk kebakaran di RT 6 ada 50 rumah yang terbakar, sedangkan di RT 8 terdapat 28 rumah yang terbakar. Namun data ini baru data sementara, sebab kami akan terus melakukan pendataan. Dengan adanya musibah kebakaran ini kami bersama pihak kepolisian juga telah membangun Posko untuk membantu para warga yang menjadi korban kebakaran,” tandas Camat.

Ketua RT 6 Mamad menambahkan, jika benar untuk jumlah rumah yang terbakar di RT 6 berjumlah sekitar 50 rumah.

“Kemudian untuk di RT 8 ada sekitar 20 rumah dan juga bedeng yang terbakar. Kebakaran rumah para korban tersebut bermula dari api yang mencul dari rumah salah satu warga sehingga api dengan cepat membesar dan menyambar rumah lainnya. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya saja ada satu warga yang dilarikan ke rumah sakit karena sesak nafas akibat asap dari kebakaran yang terjadi,” jelasnya.

Sedangkan Anah (35), salah satu warga yang rumahnya terbakar terlihat menangis dan shock.

“Habis semuanya, tidak ada lagi yang bisa diselamatkan. Rumah kami beserta isinya habis terbakar api,” ujarnya sembari menangis terisak-isak.

Sementara itu Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah mengungkapkan, jika pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi.

“Kami masih menyelidiki untuk mengetahui penyebab kebakaran ini terjadi, sedangkan untuk jumlah rumah warga yang terbakar saat ini juga masih dalam pendataan,” katanya.

Lebih jauh dikatakan Kapolresta, jika kebakaran di kawasan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

“Usai mengetahui adanya kebakaran, kami langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Kemudian kita dari Polri bersama TNI turun ke lokasi guna membantu warga memadamkan api secara bersama-sama,” pungkas Kapolresta. (*)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

106 Tersangka Narkoba Ditangkap dalam Operasi Antik Musi 2021 di Sumsel

Palembang, newshanter.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan jajaran berhasil menangkap ...