7 Fakta Kronologi Tewasnya Tri Widyantoro, Hingga Polisi Menemukan Jenazah Sopir Taxi Online Palembang

Almarhum Try Widiyantoro dan keluarganya foto net

Palembang. Newshanter.com. — Pencarian hilangnya sopir taksi online atas nama Tri Widiyantoro selama lebih kurang satu bulan akhirnya terjawab sudah.Ia ditemukan dengan kondisi sudah meninggal, tragisnya Try Widiyantoro yang diduga menjadi korban kejahatan ini ditemukan hanya tinggal tulang belulang di kawasan Tanjung Api-api.

Berikut 7 fakta kronologi kematian Tri Widantoro yang dihimpun Sripoku.com dari beberapa data di lapangan

1. Hilang sejak 15 Februari 2018

Tri Widyantoro dikabarkan hilang sejak, Kamis (15/2/2018).

Kabar pertama kali hilangnya pria berjanggut tipis ini tersebar di sosial media.

Dikutip Sripoku.com dari akun instagram @plglip, pihak keluarga menuliskan jika yang bersangkutan hilang saat berada di kawasan Kenten Laut.

Berikut tulisan lengkapnya.

“Teman-teman ini om kami, Tri Widyantoro dari semalam sampe skrg blm ada info..mohon dibantu share ya.. oom gocar terkahir online jam 4 sore Kamis 15/2/2018. Kabar terakhir menuju kenten laut..mobil xenia silver BTG 1352 RP. Trims..,” tulisanya.

2. Pakaian terakhir korban

Menurut keterangan istrinya, Rohona, korban terakhir mengenakan baju kaos putih polos dan menggunakan celana jeans abu-abu serta menggunakan sandal jepit warna hitam.

Baca:

Parah! dengan Iming-iming Dibelikan Hp & Diberi Uang, Oknum Guru di Lahat Ini Hamili Mantan Muridnya

Parah! dengan Iming-iming Dibelikan Hp & Diberi Uang, Oknum Guru di Lahat Ini Hamili Mantan Muridnya

3. Kendaraan yang digunakan Tri Widyantoro

Korban Tri Widyantoro saat beroperasi menggunakan mobil Daihatsu Xenia (Silver), dengan nomor plat mobil BG 1352.

4. Transaksi terakhir taksi online

Adanya info broadcast dari sosial media Instagram bahwa driver Go-Car, Tri Widyantoro hilang saat mengambil orderan di daerah Kenten Laut.

Driver Go-Car Henry, saat dihubungi via telp, Sabtu (17/2/2018) mengatakan, kejadian bermula saat korban mendapat orderan di Jalan Kapten Anwar Arsyad, Demang Lebar Daun Palembang, atas nama orderan Ali Suhendra dan total pembayarannya Rp 144.000, dengan tujuan Kenten Laut, Banyuasin, Sumatera.

 

5. Pencarian Korban

Pada 17 Februari lalu, sekitar 20 orang lebih rekan driver Go-Car bergerak cepat mencari korban ke Desa Muara Telang, Banyuasin.

Pada sat itu, diketahui dari GPS posisi handphonenya terakhir di dekat desa Muaratelang Marga, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Pimpinan regu pencarian, Rian mengatakan hasil pencarian ke TKP ternyata masuk ke dalam Dusun Telok Bayo, Banyuasin.

Dibantu dengan pihak kepolisian dan tim SAR, kami pun menyusur ke dalam desa.
Tim SAR, polisi, dan Driver Go-Car saat mencari korban Tri Widyantoro di Dusun Telok Bayo, Banyuasin, Sabtu (17/2/2018).

Rian menambahkan desa tersebut tidak memungkinkan bila pelaku melakukan eksekusi kepada korban.

Karena desa tersebut sangat padat penduduk dan juga suasananya ketika tim pencarian masuk, warganya langsung sigap.

Tak hanya itu, pencarian di hari ketiga menurunkan tim satgas pencarian korban yang dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama terdiri dari 28 orang, tim dua terdiri dari 28 orang dan tim yang terakhir khusus dari pihak keluarga menyusuri pesisir yang ada di daerah jalur, mulai dari jembatan 1 sampai jembatan lima.Namun pencarian pada waktu itu pun tak membuahkan hasil.

6. Rohana istri Tri Widyantoro meminta bantuan Jatanras.

Melihat pencarian belum membuah hasil, Rohana akhirnya mendatangi tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, pada Senin (19/02/2018) lalu.

Bersama kerabat perempuanya, Rohana meminta kepada petugas Jatanras untuk secepatnya mencari keberadaan suaminya yang sudah hilang lima hari tersebut.

Kepada petugas Jatanras, Rohana mencurahkan permintaannya yakni mencari Tri, suaminya.

Diminta juga agar tim Jatanras melakukan penelusuran di lokasi yang sebelumnya sudah termonitor dari aplikasi online.

“Anak yang pertama sudah mengerti dan terus bertanya dimana ayahnya. Sedangkan anak yang kedua menangis terus. saya minta kepada polisi untuk mencari suami saya,” pinta Rohanakepada petugas.

Terkait kedatangan Rohana, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara secepatnya akan segera melakukan pencarian. Bahkan sebelumnya sudah meminya petugas Ditreskrimum untuk melakukan penyelidikan.

“Saya kira sudah prosedurnya, kami akan berupaya terus mencari orang yang dilaporkan hilang. Kita belum tahu, apakah ini korban kejahatan atau hilang yang belum kembali. Pastinya kita akan telusuri,” ujar Zulkarnain.

7. Tri Widyantoro akhirnya ditemukan

Tri Widiyantoro akhirnya ditemukan hari ini, Jumat, (30/03/2018) dalam keadaan meninggal.

Tragisnya Try Widiyantoro yang diduga menjadi korban kejahatan ini ditemukan hanya tinggal tulang belulang di kawasan Tanjung Api-api.

Saat mendapat kabar ditemukannya sang suami, Rohana (43) istri korban langsung bergerak ke RS Bhayangkara Palembang untuk memastikan suaminya. (Sumber : Sriwijaya Post)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *