Home / Kota Palembang / Jamu ” Bu Haji” Jamu Kekinian

Jamu ” Bu Haji” Jamu Kekinian

Palembang,newshanter.com – Upaya masyarakat mengkonsumsi jamu dan minuman kesehatan di tengah wabah Covid-19 membuat bisnis ramuan rempah naik daun. Biasanya minuman rempah Indonesia tidak dilirik oleh masyarakat terutama generasi muda, justru berbanding terbalik saat ini. Kini banyak diminati kaum muda bahkan, jamu tradisional ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satunya jamu “Bu Haji”.

Pemilik minuman herbal “Bu Haji”, Maulina Febrianti mengatakan awal mulanya pada tahun 2016 ketika menjadi instruktur senam. Banyak member yang nitip pesan jamu biasanya pesan sama mbok jamu yang suka lewat. Tapi setelah dipikir takut ada apa-apa karena tidak tahu menggunakan bahan apa. Akhirnya bikin sendiri.

“Kami akhirnya bikin sendiri saya cari di google resepnya terus di racik, terus dicoba sesuai dengan lidah kita dan Alhamdullilah diterima sampai sekarang,” ujarnya saat ditemui di Festival Rempah, Sabtu (24/10/2020).

Pertama bikin kunyit asam terus ada yang pesan jus pinang. Kami cari resepnya terus dibuat ternyata kata pembeli enak jadinya ada yang pesan lagi. Semua jamu kami bikin sendiri dan diracik sendiri.

“Jamunya berbeda dangan yang lain biasanya jamu itu kental, pekat dan juga pahit. Kalau jamu kami lebih kekinian seluruhnya bisa menikmati jamu kami dari yang masih kecil sampai yang tua bisa nikmati jamu kami yang penting manfaatnya” terangnya.

Biasa berjualan di sekitaran Kambang Iwak (KI) setiap hari minggu. Hari biasa berjualan online. Bikin jamunya sesuai pesanan. Kalau ada yang pesan saja dibuat kalau tidak ada tidak dibuat karena cepat basi.

“Kalau hari minggu kami buat banyak karena sudah ada pelanggan di KI mereka datang disana. Untuk online pesan via IG, WA sama telepon itu diantar via kurir kalau dekat Rp. 10.000,- kalau jauh Rp. 15.000,-,” ungkap wanita bercadar ini.

Jamu Bu Haji ini menyediakan berbagai varian yaitu Kunyit Asam, Jahe Merah, Temulawak Kunyit Jahe Serai, Sirih Tulen, JENIPER, Jahe Jeruk Serai, Temulawak Kunyit, Original Daun Sirsak, Beras Kencur, ada juga untuk promil, Kunyit Serai, Jeruk Madu.

“untuk yang pesan tergantung kadang sepi kadang ramai. Harganya berkisaran Rp. 15.000,- sampai dengan Rp. 35.000,- yaitu JENIPER. Selain jamu kami menjual kerupuk atau kemplang tunu (panggang) Bu Haji,” tutupnya. (vina)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Aplikasi SIMATA Bantu Masyrakat Untuk Mengetahui Informasi Tentang Sumsel

Palembang,newshanter.com – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melauncing aplikasi Sistem Informasi ...