Home / SUMSEL / Banyuasin / 14 Tahun Kuasai Lahan,  PT SSG dilaporkan ke Polres Banyuasin

14 Tahun Kuasai Lahan,  PT SSG dilaporkan ke Polres Banyuasin

Banyuasin,Newshanter.com – Lahan seluas 22 hektar di wilayah Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dikuasai Perusahaan PT Sawit Sukses Gasing (SSG), akhirnya dilaporkan ke Polres Banyuasin.

Sebagai pelapor yakni Dr H Yudi Novriandi SH MH yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Balai Banyuasin karena lahan itu diklaim milik orang tuanya.

“Rencananya akan di pagar. Ternyata lahan tersebut dikuasai oleh pihak perusahaan,” ujar Yudi Novriandi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Balai Banyuasin, Selasa ,(28/07/2020).

Awalnya dirinya tak percaya kalau tanah orang tuanya dikuasai, dirampas dan dicuri oleh pihak perusahaan. Karena jelas orang tuanya memiliki surat lengkap dan bersertifikat Tahun 1993 yang dikeluarkan oleh pihak BPN. Jadi sampai sekarang sudah 14 Tahun pihak perusahaan ngusai lahan tersebut.

“Saya sebagai anak wajib menolong orang tua, dan jelas dasarnya bahwa tanah seluas 22 hektar milik orang tua saya bersertifikat dan itu diakui oleh pihak BPN dan jelas titik koordinatnya,” tutur Yudi panjang lebar, tidak tuntasnya persoalan ini secara mediasi sehingga dirinya terpaksa membawa keranah hukum.

Hal ini menurut Yudi, sudah dilaporkan Polres Banyuasin pada tanggal 20 Mei 2020 dengan LP/B 1087/V/2020/Sumsel/Res Banyuasin terkait dugaan penyerobotan lahan, oleh Perusahaan PT Sawit Sukses Gasing.

Hal yang menyingung perasaannya setelah pihak perusahaan tidak mengindahkan papan nama yang dipasang di atas lahan 22 hektar milik orang tuanya di lepaskan begitu saja oleh pihak perusahaan.

Masih kata Yudi, dirinya sudah 2 kali memasang plang nama di tanah tersebut tetapi selalu di lepas oleh pihak Humas PT SSG, diduga Amran atas perintah manager site SSG Siswo. Tak hanya itu, ketika hendak memasang patok pagar, pihak perusahaan melalui Humas dan keamanan melarang dirinya bersama tukang membuka portal sehingga tidak bisa masuk.

“Dua kali saya pasang papan nama tetapi selalu di lepas oleh pihak perusahaan,” ucap Yudi yang pernah menghubungi Amran Humas Via WA menanyakan perihal plang yang dirinya pasang dan Amran mengakui memang benar dia yang melepas atas perintah site manager Siswo.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar Alya Sukmana SIk MSi mengatakan, bahwa sementara masih pemeriksaan saksi – saksi dan dokumen.

“Sekarang masih dalam proses pengumpulan data, saksi – saksi sudah ada yang diperiksa,” singkat Kasat. (JSI)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Kapolda Sumsel Mengikuti Upacara Penerimaan Perwira Lulusan Pendidikan Alih

Palembang,newshanter.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., ...