Home / breaking / Bupati Kampar Irup Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Bupati Kampar Irup Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Bangkinang Kota,newshanter.com – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto S, bertindak selaku Inspektur Upacara Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2020 yang dihadiri oleh Forkopimda dan diikuti oleh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar TNI dan Polri di Halaman Kantor Bupati Kampar, Senin (13/7)

Dalam Arahannya Bupati Kampar mengatakan Sejalan dengan hari kesiapsiagaan nasional perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa pada saat ini kita sedang menghadapi bencana non alam yakni adanya penyebaran virus Covid-19.

“Kita juga menyadari bahwa ini merupakan tanggungjawab kita bersama untuk memutus penyebaran virus Covid-19 ini.”ucap Catur

Bupati Kampar juga memaparkan bahwa saat ini kita masuk pada tatanan new normal. “New Normal bukan berarti kembali normal, tapi ini adalah tatanan baru yang harus kita laksanakan didalam melakukan aktivitas ini kita harus laksanakan wajib memakai masker, menjaga jarak aman, sering-sering mencuci tangan pakai sabun, dan tentunya harus berprilaku hidup bersih dan sehat, hindari kerumunan difasilitasi-fasilitas umum, ini yang dikatakan kita memasuki tatanan baru.”tegas Catur

Disamping kita tengah menghadapi bencana penyebaran virus Covid-19, kita saat ini sedang dihadapkan dengan kondisi alam yang diprediksi akan mengalami kemarau, untuk itu kita harus mewaspadai adanya kebakaran lahan dan hutan, untuk itu Kepada seluruh stakeholder agar dapat bersama-sama meningkatkan monitoring dalam upaya pengendalian karhutla.

Seterusnya bencana banjir yang setiap tahun kita hadapi, ini juga membutuhkan keseriusan bersama untuk hadir ditengah-tengah masyarakat didalam menghadapi bencana-bencana tersebut.

“Tanpa kebersamaan kita tidak akan mampu mengendalikan bencana, baik itu bencana alam maupun bencana non alam.”himbau Catur

Bupati Kampar juga menjelaskan tujuan dilaksanakan apel ini untuk membangun komitmen dan kapabilitas kita terkait kesiapsiagaan bencana, baik bencana alam dan bencana non alam.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 24 Tahun 2017 tentang penanggulangan bencana sebagai bagian dari revolusi mental upaya merubah prilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dengan meningkatkan kemampuan seluruh komponen Pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas, keluarga dan individu.

Kita tidak sekedar mengikuti apel kesiapsiagaan bencana nasional tapi kita juga diwajibkan meningkatkan kesadaran kewaspadaan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap resiko bencana berdasarkan potensi bencana di daerah kita.

Selain itu juga harus dapat meningkatkan partisipasi dan membangun budaya gotong royong, kebersamaan, kerelawan serta kedermawaan para pemangku kepentingan baik tingkat pusat sampai ketingkat daerah.

“kita juga harus bisa mengukur capaian atau tolak ukur kesiapsiagaan masyarakat baik ditingkatkan pusat dan Daerah dalam menghadapi ancaman bencana ini.”lanjut Catur (prot_dokpim)

Rils/era

About Redaksi NHO

x

Berita Lain

Polsek Pangkalan Kuras Kembali Gelar Operasi Yustisi Himbauan AKB

PELALAWAN, NEWSHANTER.com – Polsek Pangkalan Polres Pelalawan kembali melakukan kegiatan Operasi Yustisi ...