Home / Nasional / Sumatera Barat / Agam / Seorang Warga Kecamatan IV Koto Bekerja Sebagai ABK Kapal Diduga Terpapar Virus Copid-19
Camat IV Koto Eko Espito/ foto ist

Seorang Warga Kecamatan IV Koto Bekerja Sebagai ABK Kapal Diduga Terpapar Virus Copid-19

AGAM. Newshanter.com. Seorang warga di Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, dari hasil pemeriksaan laboratorium Biomedika Unand Padang Sabtu (30/05/2020)sore dinyatakan positif terpapar covid-19. Informasi penambahan satu warga agam yang dinyatakan positif itu disampaikan jurubicara gugus tugas covid-19 Sumbar Jasman Rizal,

Menurutnya Jasman Rizal seperti dilansir Kaba12, dari penambahan 11 orang pasien yang dinyatakan positif terpapar covid-19 di Sumbar, terdapat satu warga asal kabupaten Agam, yakni seorang pria berusia 46 tahun, warga Koto Tuo, kecamatan IV Koto, Agam.Pria tersebut diduga terpapar virus corona di tempat dia bekerja sebagai anak buah kapal penyeberangan Padang-Mentawai, yang saat ini pria tersebut sudah diisolasi di di Balatkop. Sumbar, yang selanjutnya dipindahkan ke lokasi karantina Kemenag Sumbar.

Sementara itu Camat IV Koto Eko Espito ketika dikonfirmasi Newshanter.com. membenarkan adanya informasi tersebut. Eko Espito menjelaskan, bahwa yang dinyatakan positif terpapar covid-19 itu merupakan orang kapal Padang-Mentawai.

sementara istrinya tinggal di nagari di Koto Tuo, IV Koto dan sehari-hari bertugas sebagai bidan desa di Pustu Pahambatan,Nagari Balingka, kecamatan IV Koto.”Suaminya ABK Kapal Padang-Mentawai, ini dia banyak berada di Padang dan Mentawai, terakhir pulang ke Koto Tuo Kamis 21 Mei dan kembali ke padang Selasa 26 Mei, karena mau berlayar ke mentawai.” jelas Eko.

Ketika ditanya apa yang sudah dilakukan terhadap keluarganya, pihaknya bersama tim puskesmas IV Koto sudah melakukan tracking dan tracing. Untuk lavel pertama sudah dilakukan tes swab terhadap 6 orang pada hari sabtu kemaren: istri yg bersangkutan, orang tua laki-laki, 3 orang anaknya dan 1 orang tetangga.” Hasilnya diperkirakan keluar pada hari Rabu, karena ada hari libur.” ujar camat IV koto.

kepada masyarakat IV Koto, khususnya masyarakat koto tuo agar tidak panik dan bersama kita cegah penyebaran covid-19 di daerah kita. Kalau ada masyarakat yang kontak dengan penderita yang belum terdeteksi oleh perangkat nagari atau petugas dari puskesmas agar melaporkan diri dan melakukan isolasi mandiri dirumh masing-masing.

Sementara Upaya konfirmasi resmi kaba12.com dari pejabat berwenang di Dinas Kesehatan Agam sangat sulit diperoleh, karena sulitnya koordinasi antar lembaga Dinkes Agam dengan OPD lain di Pemkab.Agam.

Dibuktikan, konfirmasi kaba12.com dengan Kadinas Kesehatan Agam dr.Indra,M,Mkes, justru ditegaskan bahwa tidak ada penambahan warga positif terpapar virus corona Sabtu ini.Ketika disingung dari siaran resmi jurubicara gugus tugas covid-19 Sumbar Jasman Rizal, “saya belum mendapatkan informasi, namun hasil labor Unand Sabtu sore ini, 4 orang dinyatakan negative, “tegasnya.

Yang masih membingungkan, terkait dengan posisi pasien yang dinyatakan positif terpapar covid-19 hasilpemeriksaan labor Sabtu ini, apakah berstatus warga Agam atau Padang, pasalnya hingga malam ini, Kadinkes Agam Indra, justru mengaku belum mendapatkan informasi terkait dengan kasus terbaru tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, masih belum diperoleh kesimpulan resmi terkait dengan posisi atau status pasien tersebut, apakah terdaftar sebagai pasien positif terpapar covid-19 di kabupaten Agam atau dikembalikan ke daftar kota Padang, seperti halnya warga Durian Kapeh, Tiku Utara, Tanjung Mutiara yang datanya ditarik ke Padang.
(tim)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Polsek Pangkalan Kuras Kembali Gelar Operasi Yustisi Himbauan AKB

PELALAWAN, NEWSHANTER.com – Polsek Pangkalan Polres Pelalawan kembali melakukan kegiatan Operasi Yustisi ...