Home / breaking / Dua Kurir Sabu 79 Kg Dituntut Jaksa Hukuman Mati

Dua Kurir Sabu 79 Kg Dituntut Jaksa Hukuman Mati

Palembang, Newshunter.com, – Deni santoso (48) dan Herman (51) Terdakwa kasus Kurir Sabu sebanyak 79 Kg dituntutan Hukuman mati Oleh Jaksa penuntut umum (JPU) Amanda SH MH yang digantikan Imam Murtadlo SH MH dari Kejaksaan Tinggi Sumsel, di persidangan  melalui aplikasi Zoom pada PN Klas 1 A Khusus Palembang, Rabu (29/04).

Dua terdakwa dihadapan ketua majelis hakim Erma Suharti SH MH dengan barang bukti 79 kg sabu  dituntut melanggar pasal 114 ayat 2 UU Narkotika tahun 2009 tentang narkotika juncto 132 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika

“Bahwa perbuatan kedua terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I beratnya melebihi 5 gram berupa 79 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat + 79 kilogram,” terang Imam.

Usai mendengarkan amar tuntutan JPU, Terdakwa didampingi penasehat hukumnya advokad Nizar Taher SH MH menyatakan akan mengajukan pembelaan pada persidangan mendatang,” Kami akan menyiapkan Materi pembelaan terlebih dahulu,” terang nizar  sebelum akhirnya sidang ditutup.

Dalam petikan dakwaan disebutkan bahwa terdakwa Herman dan Deni Santoso membawa 79 kilogram sabu-sabu pada 28 Oktober 2019 pukul 02.50 WIB menggunakan kapal cepat di wilayah perairan Sungai Musi.

Perbuatan terdakwa berawal pada 20 September 2019 sekitar pukul 11.00 WIB, seorang bandar Yun alias Yon (DPO) menelepon terdakwa Deni Santoso menyuruhnya berangkat ke Batam dengan dalih akan diberi pekerjaan. Pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB, Deni menemui terdakwa Herman dan menceritakan mengenai hal tersebut.

Lantas Deni dan Herman yang merupakan warga Jalan Mayzen, Kecamatan Kalidoni Kota Palembang mencari pinjaman uang untuk berangkat ke Batam, setelah mendapatkan pinjaman Deni berangkat ke Batam pada 25 September 2019 dan bertemu Yun di sebuah hotel.

Yun menawari Deni membawa sabu-sabu dengan upah sebesar Rp5 juta perkilogram, sabu yang akan dibawa tersebut seberat 3 – 5 kg melalui jalur laut menuju Palembang. Setibanya di Palembang, terdakwa Deni mengajak terdakwa Hermam untuk membawa barang haram tersebut ke Pulau Bangka.

Deni dan terdakwa berangkat dari Kelurahan Sungai Lais Palembang menggunakan kapal cepat menuju Muara Sungsang Banyuasin pada 27 Oktober 2019 pukul 22.00 WIB.

Deni menghubungi si penerima barang dan diminta menuju Pelabuhan Tanjung Carat, lalu kapal cepat terdakwa merapat ke kapal si penerima. Kemudian empat orang yang berada di kapal si penerima melemparkan empat tas koper ke atas kapal cepat Deni, lalu kapal si penerima pergi.

Sedangkan kedua terdakwa pergi menuju ke arah Muara Sungsang, namun setelah berjalan sekitar 15 menit, Tim F1QR Pangkalan Angkatan Laut Palembang menghentikan kapal keduanya.

“Setelah dilakukan penggeledahan, lalu di atas bangku didapati empat tas koper 79 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat 79 kilogram dengan berbagai bungkus dan kemasan,” jelas JPU.

Keduanya didakwa dan diancam pidana dengan Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan atau Pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana maksimal hukuman mati.(zam)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Polsek Kampar Kiri Hilir Amankan Pelaku Pengancaman Dengan Senjata Tajam

KAMPAR KIRI HILIR,newshanter.com – Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir amankan seorang ...