Home / breaking / Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Geram .Kemana Anggaran Covid-19, Dinas Sosial Tidak Tahu

Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Geram .Kemana Anggaran Covid-19, Dinas Sosial Tidak Tahu

Limapuluh Kota – Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Marsanova Andesra, SH. MH bersama Ir. Afriyunaldi dan Hj. Zuhatri melakukan monitoring ke kantor Camat Harau dan Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (27/4/2020).

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan guna, memastikan bagaimana kondisi sebenarnya terkait bantuan langsung tunai yang akan diberikan kepada masyarakat guna mengurangi dampak ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Kepada awak media, Marsanova Andesra, SH, MH mengatakan bahwa; “tahap pertama rasionalisasi anggaran untuk penanganan covid-19 sudah kita sediakan 15 milyar”.

“Dana itu belum ada dicairkan (tahap pertama) dan rasionalisasi tahap kedua sudah dilakukan sehingga tadi kita ke kantor Camat Harau. Menurut keterangan Camat, anggaran mereka juga sudah nol di Kecamatan termasuk di Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota anggaran mereka juga dipangkas,” sambungnya.

“Menurut laporan Kepala Dinas Sosial, anggaran mereka tinggal untuk pembayaran listrik dan air saja, karena sudah dipangkas untuk penanganan Corona. Tapi sampai saat ini tidak ada juga ketentuan anggaran itu cairnya. Malah Dinas Sosial sebagai garda terdepan untuk penyaluran bantuan sosial kemasyarakatan, dinilai tidak tahu menahu”.

“Kita minta Bupati selaku Ketua Gugus Tugas penanganan covid-19, untuk segera melakukan tindakan pencairan dana yang sudah kita anggarkan untuk penanganan covid-19 ini dan segera memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak wabah ini karena masyarakat sudah menunggu bantuan itu,” jelas Marsanova Andesra.

Nada kecewa juga disampaikan, anggota Komisi II DPRD 50 Kota, Ir. Afiyunaldi. Pihaknya mengaku akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran senilai 15 miliar itu. Meskipun pihaknya belum mengetahui secara detail anggaran yang digunakan untuk penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Hari ini kita langsung terjun ke Dinas Sosial guna mengawasi, sudah sejauh mana Dinas Sosial melakukan penanganan terhadap dampak ekonomi akibat covid-19. Insya Allah, DPRD 50 Kota akan terus melaksanakan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota,” singkat Afiyunaldi.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota Harmen. SH mengatakan; “pihaknya sudah memverifikasi data masyarakat yang terdampak covid-19 guna menyalurkan bantuan dari Pemerintah Pusat Provinsi Sumbar dan kabupaten Limapuluh Kota”.

Harmen mengakui, anggaran Dinas Sosial sudah habis hanya tinggal anggaran untuk listrik dan air. Sedangkan dana penanganan Covid-19 yang bersumber dari APBD Kabupaten 50 Kota kami tidak tahu kemana perginya.

“Sebelumnya anggaran itu dibahas akan digunakan untuk menangani permasalahan yang timbul selama masa pandemi Corona. Anggaran tersebut juga digunakan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Saat ini kita menunggu tindak lanjut dari Ketua Tim Gugus Tugas penanganan covid-19 kabupaten Limapuluh Kota,” tutup Harmen. (Tim)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

DPO Kasus Curanmor Polsek Tambang Ditangkap di Wilayah Kota Pekanbaru

TAMBANG,newshanter.com – Unit Reskrim Polsek Tambang Polres Kampar di Backup Reskrim Polsek ...