Home / breaking / Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah Ditunjuk PLH Bupati Muara Enim
Gubernur Sumsel Herman Deru dan PLH Buapati Muara Enim H Juarsah SH/ Foto Net

Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah Ditunjuk PLH Bupati Muara Enim

Palembang, Newshanter.com. Dengan ditetapkannya Bupati Muara Enim Ahmad Yani sebagai tersangka oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menunjuk Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH menjadi Pelaksana Harian (Plh) Bupati, Rabu (04/09/2019).

Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Pertemuan Gubernur Sumsel di Griya Agung, Rabu (4/9/2019) malam di Grya Agung Jalan Lemang Debar Daun Palembang.

Usai menyerahkan surat mandat, Deru menyebutkan bahwa dirinya tidak ada ucapan selamat kepada Juarsah, karena kondisi saat ini dalam keprihatinan dan tidak diharapkan oleh semua pihak.

“Terkait mandat ini instruksi saya pulihkan dulu kepercayaan masyarakat, bahwa tidak ada pembangunan yang baik kalau tidak ada kepercayaan masyarakat,” tegas Deru dalam sambutannya di Griya Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga berpesan kepada Juarsah supaya menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab. Kemudian dalam hal kebijakan yang prinsif atau strategis harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Gubernur Sumsel.

“Satu hal lagi, belum boleh menggunakan fasilitas bupati. Misalnya mobil dinas atau tanda jabatan yang biasa dipakai bupati. Kita harus menghormati bupati definitif yang saat ini tengah bermasalah,” pungkasnya.

Sebelumnya Herman Deru menjelaskan, sesuai Undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan, kepala daerah yang berhalangan dalam menjalankan tugasnya termasuk yang tersangkut kasus hukum harus segera digantikan oleh pelaksana tugas agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan.

Terkait kasus Ahmad Yani sendiri, Herman menyebut tidak seharusnya seorang kepala daerah mengurus hal-hal teknis seperti lelang dan berhubungan dengan kontraktor. Dirinya mengimbau kepada kepala daerah lain untuk mengurusi anggaran serta kebijakannya saja.

“Yang paling cantik kepala daerah tidak perlu bersentuhan dengan hal teknis. Main kebijakan saja, artinya penganggaran. Kalau sudah teknis masalah lelang kemudian urusan lain itu urusan lembaga yang dipercaya saja,” kata dia.

Meski begitu, dia mengimbau warga Muara Enim agar bersabar dan menerima informasi ini tanpa menghakimi terlebih dahulu.

“Jangan buru-buru membuat stempel bupatinya korupsi. Ini kan masih sangkaan, masih tersangka. Ada juga tersangka yang bebas,” kata Herman.

Yani diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek pekerjaan di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim dari pihak swasta pemilik PT Enra Robi Okta Fahlefi.

Ia disangkakan melanggar pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

H Juasah dan Istri/ Foto IST

Pria Murah Senyum Santun Berbicara

Sosok PLH Bupati MUara enim ini nama lengkap H Juarsah SH bin H Marjan orangnya Murah Senyum, Energik dan optimis, tiga kata yang dirasa sangat tepat untuk menggambarkan pria satu ini, tatkala pertama kali bertemu.

Pria kelahiran 11 Desember 1967 ini murah senyum dan sangat santun dalam berbicara, membuat semua orang menaruh hormat saat berkenalan.

Energik, karena selalu tampak antusias saat diajak berdiskusi. Dan optimis, tercermin ketika dia memaparkan ide-idenya, tentang apa saja yang ia ingin perbuat untuk membangun Kabupaten Muara Enim. Juarsah adalah Wakil Ketua DPW PKB Sumsel.(*/Zainal Piliang)

 

 

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Pendidikan Anak Tengah Covid-19

Pendidikan Anak Tengah Covid-19Penulis : Bagindo Yohanes WempiSudah beberapa bulan anak sekolah ...