Home / breaking / Para saksi pemotongan dana PLKB atas perintah kepala dinas.

Para saksi pemotongan dana PLKB atas perintah kepala dinas.

Palembang,Newshanter.com. kasus Karupsi dana Penyuluhan dan Latihan Keluarga Berencan (PLKB) masih mendengarkan keterangan saksi, numun sidang yang digelar Senin (26/8/2019) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Kelas I Khusus Palembang

DAlam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tauhid mendatangkan Saksi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapubaten OKI, Al Hadi dalam keterangannya dihadapan majelis Hakim yang diketuai Adi Prasitio dan didengar oleh kedua terdakwa yakni Benny dan Nurlela.

Dalam keterangan saksi Al Hadi bahwa tidak ada perintah pemotongan dana PLKB yang di salurkan di setiap kecamatan, “saya tidak perintahkan kepada kedua terdakwa untuk memotong dana PLKB”, ujarnya kepada majelis hakim.

Dana PLKB dari dipa tahun 2019 Dinas PPKB yang menjadi Operasi Tertangkap Tangan (OTT) oleh Polres Kabupaten OKI ini senilai Rp .182 juta.

Dana inilah yang menjadikan Kedua terdakwa ini duduk dikursi pesakitan pengadilan korupsi. dimana dalam keterangan para saksi terdahulu yakni Sudarmin, Nuril , Sugiono dan Muhammad Zaini semua dari PLKB bahwa keterangannya benar adanya pemotongan atas perintah kepala dinas.

Dari keterangan para saksi ini lah dicecar pertanyaan oleh majelis hakim namun saksi Alhadi tetap tidak mengakuinya.

Hakim anggota Abu Hanifah bertanya kepada Saksi Alhadi bahwa kedua terdakwa ini duduk di persidangan karena menerima dana dari PLKB. Namun karena gegabahnya saksi menjatakan tidak menerima, maka Hakim Abu dengan nada tinggi saksi sedikut gugup ,” saksi dengarkan dulu pertanyaan saya;” ujar Abu kepada saksi.

setelah dikatakan oleh majelis hakim tersebut akhirnya saksi mengakui bahwa terdakwa ini disidangkan karena menerima dana pemotongan dana PLKB yang menjadi OTT.

Dilansir Detik Sumsel Dari Informasi yang dilapangan bahwa dugaan pemotongan yang menjadi alasan terdakwa adalah perintah Kepala dinas dan ini dibenarkan oleh beberapa saksi. Pemotongan yang dipunggut berkisar antara Rp.250 s/d 500 ribu.

setelah selesai pemeriksaan saksi Ketua Majelis menerintahkan terdakwa yang didapingi pengacara nya”agar menghadirkan saksi yang meringankan ,”Terang Edi Prastyo.

Dari fakta dipesidangan yang diungkapkan saksi saksi bisa jadi kenyataan. dimana dalam keterangan pers pada saat terjadi OTT.Kapolres OKI melalui Kasat Tipikor Polres OKI sutiyoso, bahwa “dari 40 orang Saksi ada 9 orang yang keterangannya sedang didalamnya”,terang Kasat Tipikor Poles OKI . (Rah)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Poltekpar Palembang Wisuda 275 Sarjana

Palembang,newshanter.com – Politeknik Pariwisata (poltekpar) Palembang menggelar acara wisuda yang pertama di ...