Home / breaking / Pengadilan Tinggi Palembang Segera Keluarkan Putusan Banding 5 Komisioner KPU Palembang

Pengadilan Tinggi Palembang Segera Keluarkan Putusan Banding 5 Komisioner KPU Palembang

Palembang,Newshanter.com.-Pengadilan Tinggi Palembang menegaskan pihak tidak akan diintervensi pihak lain dalam putusan banding Komisioner KPU Palembang. PT masih mengkaji upaya hukum banding perkara dugaan tindak pidana pemilu yang menjerat lima komisioner KPU Palembang.

“Keputusan hasil banding akan dibacakan Jumat atau paling lambat Senin (29/7),” kata Plt Humas Pengadilan Tinggi Palembang Herdi AgustenHerdi saat menanggapi demonstrasi puluhan mahasiswa pada Kamis (25/7/2019

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Palembang memvonis mereka terbukti melanggar Pasal 554 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu Jo Pasal 55 KUHP dengan pidana penjara selama enam bulan dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp 10 juta subside satu bulan penjara.

Herdi Agusten mengatakan putusan tingkat banding ini akan dikeluarkan pada Senin (29/07/2019) karena masih dimusyawarahkan oleh majelis hakim.

“Putusan yang akan diambil oleh para majelis hakim jauh dari intervensi. kami bekerja tidak mungkin diintervensi pihak mana pun,” kata dia menegaskan.

Kasus banding tersebut kini ditangani oleh majelis hakim dipimpin Bahtiar S.H, M.H, serta dua anggota yaitu Wilhelminus Hubertus, S.H,M.H, dan Bahtera Parangin-Angin S.H,M.H.

Dalam demonstrasi yang digelar puluhan mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang itu, ada beberapa tuntutan yang mereka serukan. Di antaranya meminta kepada Pengadilan Tinggi untuk mengambil keputusan minimal sesuai dengan keputusan tingkat pertama di Pengadilan Negeri.

“Kami meminta Hakim PT untuk bertindak sesuai dengan koridor hukum. Kami juga memberikan dukungan penuh agar tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” kata Presiden Mahasiswa UIN Widianto Widodo.

Kasus pidana pemilu ini sebelumnya telah diputuskan Pengadilan Negeri Palembang pada Kamis, 12 Juli lalu. Kelima komisioner KPU Palembang dinyatakan terbukti bersalah dengan dakwaan pasal 554 UU Nomor 7 Tahun 2017 subsider pasal 55 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana pemilu berupa menghilangkan hak suara. Kelimanya yakni Eftiyani (Ketua), Yetty Oktarina, Abdul Malik, Alex Barzili, dan Syafarudin Adam (anggota).(fil)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Jakarta,newshanter.com – Menteri Kelautan dan Perikanan  (KPP) Edhy Prabowo ditangkap KPK dalam ...