Home / HuKrim / Bandar Narkoba di Lapas Dituntut 20 Tahun Penjara

Bandar Narkoba di Lapas Dituntut 20 Tahun Penjara

PALEMBANG, Newshanter.com – Belum selesai menjalani hukuman 17 tahun penjara atas kasus peredaran narkoba, Herman Gani (53) yang berstatus sebagai warga binaan di Lapas Kelas 1 Merah Mata Palembang kembali dihadapkan dengan persoalan yang sama.

Kali ini pria yang beberapa kali dipenjara tersebut dituntut dengan hukuman 20 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rini Purnamawati karena diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang klas 1A Khusus Senin (24/09/2019) lalu , menurut JPU perbuatan terdakwa dianggap jaksa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Selain itu oleh jaksa terdakwa juga dituntut membayar pidana denda sebesar Rp1 miliar dengan catatan bila tidak dibayar diganti dengan kurungan penjara selama enam bulan.

Usai jaksa membacakan surat tuntutan, majelis hakim yang diketuai Akhmad Suhel menunda persidangan dan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan.“Sidang kita tunda silahkan terdakwa berkonsultasi dengan penasihat hukumnya untuk menyiapkan materi pembelaan,” ucap Suhel saat menutup persidangan.

Sementara itu berdasarkan dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa ditangkap dari Blok 29A, Lapas Kelas 1 Merah Mata Palembang, pada 2 Agustus 2018 lalu.

Terdakwa ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel setelah petugas menangkap Nabila Ulfa dan Indham Vikriandi yang tak lain adalah anak terdakwa yang bertindak sebagai kurir dalam menjalankan bisnis haram tersebut.
Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti 373,78 gram shabu dan 300 pil ekstasi warna merah logo petir.

Di vonis 17 tahun penjara

Seperti dikatahui dalam kasus ini terdapat dua napi yang mengendalikan bisnis haram tersebut dari dalam bilik penjara, selain Herman Gani, ada Rizki (26). Keduanya menjalankan peredaran shabu secara berbeda.

Herman gani sebelumnya divonis 17 tahun penjara. Herman dalam mengendalikan bisnis shabu di LP dengan menyuruh kedua anaknya, yakni Nabila (20) dan Idham (28) sebagai kurir untuk mengantarkan serbuk setan yang dipesan dari luar sel.

Nabila ditangkap di kawasan Jalan Tasik Palembang usai dipancing petugas yang melakukan penyamaran dengan barang bukti 370 gram shabu dalam empat paket besar. Dari Nabila, pengembangan kembali dilakukan hingga kakaknya, Idham juga ditangkap.Kini ketiga ayah dan anak ini mendekam dibalik terali besi.(fil)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

DANREM 044/GAPO MENGHADIRI RAPAT DENGAN KETUA DPD RI

Palembang,newshanter.com – Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen Tni Jauhari Agus Suraji S.IP, ...