Home / breaking / Dua Terdakwa Kasus Tahu Berfomalin, Toni dan Yuliana Tidak Membantak keterangan Saksi. Terdakwa Tidak Ditahan

Dua Terdakwa Kasus Tahu Berfomalin, Toni dan Yuliana Tidak Membantak keterangan Saksi. Terdakwa Tidak Ditahan

PALEMBANG -Newshanter. Com, Dua Terdakwa kasus tahu berformalin Toni Chandra bin Aliong (34) dan Yuliana Binti Akim (39), sehari harinya pedagang tahu menjalani persidangan dengan agenda mendengar keterangan saksi dari BPOM Palembang di pengadilan negeri kelas 1 A Palembang, Rabu (29/5/2019).

Kedua terdakwa hadir dalam persidangan dengan tidak menggunakan pakaian tahanan berwarna oranye seperti terdakwa tidak pidana umum lainya.Bahkan setelah menjalani persidangan kedua terdawa bebas melenggang.
Hal ini dikarenakan tidak dilakukan penahanan terhadap kedua terdakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) M. Fajar Prawitama, SH.

Dalam persidangan diketuai Yohannes SH MH dengan hakim anggota Efrata SH MH dan Achmad Syaripudin SH, kedua petugas BPOM yang dalam memberikan keterangganya membenarkan dari hasil pemeriksaan di labotarium BPOM, tahu yang dijual kedua terdawa terbukti berfomalin.Dalam persidangan itu kedua terdakwa tidak membantak ketengangan saksi tersebut.

Setelah mendengar jawaban terdakwa majelis menunda sidang sampai Rabu (13/06/2019) mendatang,

Pada sidang sebelumnya kedua terdakwa menurut dakwan JPU bahwa “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 136 huruf b Jo Pasal 75 ayat (1) UU RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,”ujar JPU, M. Fajar Prawitama, SH.

Dalam persidangan terungkap fakta terhadap aksi kecurangan yang dilakukan kedua pelaku.

Berawal dari Tempat Usaha tahu ABI yang merupakan milik dari terdakwa Yuliana binti Akim di Jalan Puding No. 1198 Rt. 019 Rw. 07 Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang.

Tempat usaha tersebut diperiksa oleh tim gabungan dari BBPOM di Palembang, DItresnarkoba Sumsel dan Polisi Pamongn Praja (POL PP) Kota Palembang, Kamis (5/6/2018) sekira pukul 19.00 WIB.

Kemudian petugas BBPOM Palembang melakukan pemeriksaan dan meminta kepada saksi Saiyuna untuk mengambilkan sampel tahu yang akan diuji.

Tepatnya tahu yang berada di dalam rendaman air yang berada diatas mobil pickup tahun 2010 BG 9214 ME yang siap dijual ke pasar Jakabaring.

Hasilnya, setelah uji tes dilakukan, tahu tersebut terbukti mengandung formalin dengan menunjukkan ciri fisik berubah menjadi warna ungu.(fil)

 

 

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Kapolres Kampar Bantu 100 Sak Semen untuk Pembangunan Mushalla Babul Ihsan

KAMPA,newshanter.com – Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK diwakili Kabagren Kompol Yulisman ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 01-01-2021 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2021 12:00 am UTC