Home / breaking / Mantan Bupati Lahat Syaifudin Aswari dan Dirut PT SOM Mudai Madang di Periksa Kejati Sumsel

Mantan Bupati Lahat Syaifudin Aswari dan Dirut PT SOM Mudai Madang di Periksa Kejati Sumsel

Palembang, Newshanter.com –PALEMBANG – Mantan Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai dan mantan Direktur Utama PT Sriwjjaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis (4/4/2019).

Menurut informasi yang berhasil dirangkum , Ketua DPD Partai Gerinda ini, tiba di Kejati sekitar pukul 09 pagi, dan baru dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 1 siang.

“Ya benar, saat ini Pak Aswari sedang menjalani pemeriksaan di lantai 6,”ujar Nurhukman Kasa Staf Pidum bagian Oharda Kejati Sumsel kepada wartawan.

Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Sumatera Selatan, Ali Mukartono, SH MM mengatakan pemeriksaan keduanya terkait dugaan adanya izin lahan yang tumpang tindih di Kabupaten Lahat.

“Beliau dilaporkan karena adanya unsur aset negara yang hilang dari PT. Bukit Pembangkit Innovative (BPI) di Kabupaten Lahat,”jelasnya

“Kami melakukan pemeriksaan karena laporan dari pihak yang merasa ada asetnya yang hilang,”sambungnya.

Namun, Kajati belum bisa menjelaskan perihal pemeriksaan secara rinci.
“Saat ini pemeriksaan masih berjalan, jadi kami belum bisa memastikan berapa nilai kerugian. Untuk itu masih akan kami dalami lagi,”ucapnya.

Hanya Sebatas Klarifikasi

Sementara itu terkait pemanggilan tersebut. Aswari Rifai ketika dihubungi wartawan membenarkan di periksa, ia mengungkapkan itu hanya sebatas klarifikasi, melaluli sambungan seluler, Kamis malam (04/04/2019).

Saifudin Aswari sendiri mengaku dipanggil kejati hanya untuk klarifikasi soal timpang tindih IUP yang dikeluarkan pada 2007 dan 2008.

“Kejati hanya minta klarifikasi soal timpang tindih izin yang dikeluarkan Bupati Lahat. Dan itu dikeluarkan pada 2007 dan 2008,”ujar Aswari

Dijelaskan Aswari, mengingat izin yang dikeluarkan oleh Bupati Lahat itu, bukanlah dari dirinya, melainkan Bupati sebelumnya.“Kebetulan saya mantan Bupati Lahat, tapi saat izin dikeluarkan saya belum menjabat,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa klarifikasi di Kejati tidak terlalu lama, mengingat kaitannya tidak ada hubungan dengannya.

“Sekitar Satu jam saya tadi lakukan klarifikasi. Kita dikasih beberapa pertanyaan dan kita jawab, hanya sebentar tidak lama, karena saya langsung ke Jakarta ada urusan keluarga,”jelasnya.

Sedangkan terkait pemanggilan Mudai Maddang, Saifuddin tidak mengetahui terkait permasalahan apa.

“Untuk Pak Mudai saya tidak tau permasalahannya,”tungkasnya.(DS/red)

 

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Curah Hujan Tinggi, Polsek Pangkalan Kuras Tetap Rutin Antisipatif Karhutla

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Meskipun Insensitas curah hujan tinggi beberapa bulan belakangan ini, ...