Home / breaking / Gempa Solok Selatan 500 unit rumah rusak 51 Korban Luka-Luka

Gempa Solok Selatan 500 unit rumah rusak 51 Korban Luka-Luka

Solok Selatan. Newshanter.com. – Gempa magnitudo 5,6yang terjadi di Solok Selatam Sumatera Barat Kamis (28/02/2019) tercatat 51 orang luka-luka, tercatat 500 unit rumah rusak. Takut terjadi gempa lagi masyarat terpaksa tidur di tenda tenda. Sedamng korban yang luka luka dibawa ke Puskesmas setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Novirman, Kamis (28/2/20190 menyebut ada 51 orang korban luka akibat gempa magnitudo 5,6. Jumlah rumah rusak terdata sebanyak 343 unit.

“Korban kita arahkan ke Puskesmas terdekat yang tak jauh dari lokasi,” ujarnya. Novirman memaparkan data yakni 37orang dibawa ke Puskesmas Mercu, 10 orang di Puskesmas Abai, 2 orang di Puskesmas Talunan dan 2 orang di Puskesmas Bidar Alam.

“Korban yang di Puskesmas Bidar Alam kita rujuk ke Muaralabuh, ke RSUD, karena kondisinya cukup parah dan mengkhawatirkan,” kata Novirman.Gempa di Solok Selatan terjadi pukul 01.55 WIB dengan magnitudo 4,8. Kemudian gempa pada pukul 06.27 WIB dengan magnitudo 5,6.

Sementra itu Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan gempa Solok Selatan menyebabkan 48 orang luka-luka dan 343 unit rumah rusak. Sampai saat ini, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan mitra kerja setempat masih terus melakukan upaya penanganan darurat.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat menginformasikan selain korban luka-luka dan kerusakan unit rumah, gempa juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas sekolah, peribadatan dan kesehatan,” ujar Sutopo melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/02/2019).

Gempa bumi mengguncang Solok Selatan dengan magnitudo 5,6. Gempa tersebut terjadi pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, pada pukul 06.27 WIB.

Gempa ini berdampak pada 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Sangir Balal Janggo, yang meliputi Nagari Sungai Kunyit, Sungai Kunyit Barat, dan Talunan Maju; Kecamatan Sangir Batanghari, yang meliputi Nagari Ranah Pantai Cermin; dan Kecamatan Sangir Jujuan, yang meliputi Nagari Lubuk Malako.

Berikut ini data sebaran korban dan kerusakan pascagempa:

1. Nagari Sungai Kunyit: 22 orang luka-luka, 168 unit rumah rusak, 1 unit fasilitas kesehatan
2. Nagari Sungai Kunyit Barat: 101 unit rumah rusak.
3. Nagari Talunan Maju: 23 orang luka, 30 unit rumah rusak, 1 unit fasilitas peribadatan, 1 fasilitas kesehatan.
4. Nagari Ranah Pantai Cermin: 2 orang luka-luka, 30 unit rumah rusak.
5. Nagari Lubuk Malako: 1 orang luka-luka, 14 unit rumah rusak, 1 fasilitas pendidikan rusak.

Sementara ini kini Ratusan orang memilih tidur di tenda-tenda darurat karena khawatir tertimpa reruntuhan bangunan. Gempa menyebabkan 55 orang terluka dan merusak lebih dari 500 unit rumah.

“Gempanya mengentak. Pas pagi tadi agak diayun dan sepertinya tadi malam sudah ada (rumah) yang retak. Jadi pas paginya banyak yang roboh,” kata Emi Susnawati, salah seorang warga korban gempa di Jorong Koto Sungai Kunyit, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, kepada detikcom di lokasi, Kamis (28/2/2019

Menurut Emi, warga memilih tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan di depan rumah atau di lapangan terbuka.Selain karena rumahnya yang rusak, warga memilih tidur di tenda karena khawatir akan terjadinya gempa susulan.

“Kami sudah nggak berani masuk rumah, karena sampai malam ini terasa gempa susulan. Jadi nggak berani. Takut menjadi korban,” jelas mantan kepala kampung itu.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Selatan Joni Hasan Basri mengakui warganya masih dihantui ketakutan dan memilih tidur di luar rumah.

“Masih trauma,” katanya. Ia menuturkan sementara ini BPBD sudah menyalurkan bantuan-bantuan tanggap darurat ke lokasi. (dtc/tim)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Pendidikan Anak Tengah Covid-19

Pendidikan Anak Tengah Covid-19Penulis : Bagindo Yohanes WempiSudah beberapa bulan anak sekolah ...