Home / breaking / Steril Halinar, Napi Potensi Narkoba Siap-Siap Ke Nusa Kambangan dan Gunung Sindur

Steril Halinar, Napi Potensi Narkoba Siap-Siap Ke Nusa Kambangan dan Gunung Sindur

 

Palembang, NewsHunter.com,- Menjaga konsistensi komitmen yang ada, Kantor wilayah Kementrian Hukum dan Ham Sumatera Selatan dan seluruh jajaran Lapas dan Rutan se Sumsel menggelar apel dan deklarasi wilayah bebas dari Handphone, Pungli dan Narkotika, (Halinar) Kamis pagi, (28/2).

Pada apel yang digelar di lingkungan Lapas Klas IIA wanita Palembang ini dilakukan pemusnahan barang bukti ratuaan Handphone dari seluruh lapas dan Rutan di wilayah Sumsel sebagai simbolis dari komitmen yang disepakati semua jajaran Kamenkumham.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Sumsel, DR, H. Sudirman D Hury, SH MM Msc usai Apel menuturkan jika apel tersebut adalah bentuk konsistensi dari komitmen pihaknya untuk membersihkan lapas dan rutan dari pengumaan Handphone, Pungli dan Narkotika yang belakangan ini sempat mencuat.

“Ini bentuk sikap tegas kita guna menjaga Ektabilitas, konsistensi serta Komitmen yang sudah berjalan baik sejak lama menjadi lebih baik lagi, dengan di sterilkannya penggunaan Handphone dari wilayah lingkungan Lapas dan Rutan diharapkan dapat menekan dan mencegah para bandar narkotika menjalankan bisnisnya diluar melalui jaringan Seluler,” Jelasnya.

Selain itu, lanjut Sudirman dengan komitmen tersebut memastikan seluruh jajaran Lapas dan rutan se-sumsel terutama oknum-oknum pegawai nakal tidak ada lagi yang bisa main-main karena sanksinya akan tegas,” Tidak bisa main-main, sudah banyak contoh, salahsatunya CPNS Banyuasin yang langsung kita pecat karena terlibat kasus narkotika dengan peran kurir yang dikendalikan bandar di Lapas,” Terangnya.

Ditambahkannya, untuk menghubungi dan berkomunikasi ke keluarga para penghuni lapas dan Rutan akan di sediakan warung Telefon yang di fungsikan dengan aturan yang ditetapkan pihak Lapas dan Rutan masing-masing,”Kita akan bekerjasama dengan provider tertentu untuk memfasilitasi Wartel yang belum maupun sudah ada di lapas dan rutan di Sumsel,” tegasnya.

Selanjutnya, Sudirman menegaskan akan memerintahkan seluruh jajarannya untuk menginventarisir para bandar bandar narkoba yang berpotensi melakukan tindak pidana yang sama untuk sesegera mungkin dipindahkan ke luar Sumsel,”Kita akan data, dan yang di anggap berpotensi akan di pindahkan ke Lapas Nusa Kambangan atau gunung Sindur guna mempersempit ruang geraknya.”ungkapnya.

Sementara itu Kepala
Lapas klas IIA wanita Palembang Tri Anna Aryati , Bc.IP, SH, M.Si mengatakan bahwa pihaknya sudah menjalankan Wartel untuk penghuni Lapas dengan baik,”Kalau wartel disini memang sudahada dan berfungsi maksimal, bisa kita pastikan disini warga binaan dan tahanan sudah tertib, tidak adalagi Handphone apalagi indikasi bandar narkoba, karena disini semua percakapan telfon melalui wartel semua kita rekam dan kita awasi ketat,” terang Tri.

Selain itu, lanjut Tri sejak kepemimpinannya, di Lapas Wanita Palembang dapat di pastikan semua sistem berjalan dengan baik, mulai disiplin warga binaan dan tahanan serta administrasi dan koordinasi jajarannya untuk menjaga kondusifitas yang sudah berjalan baik,”Semua kita jaga, baik tahanan maupun jajaran saya agar tidak ada yang macam-macam dan taat mengikuti peraturan yang ada,” tukasnya.(zam)

About Era NHO

x

Berita Lain

4 Bulan Buron, DPO Kasus Narkoba ini Akhirnya Ditangkap Resnarkoba Polres Kampar

KAMPAR,newshanter.com – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar berhasil menangkap DPO (Daftar Pencarian ...