Home / breaking / KEPALA DESA DILAPORKAN POLISI, KASUS PENGERUSAKAN DAN PENYEROBOTAN SERTA PEMALSUAN SURAT TANAH WARGA DESA

KEPALA DESA DILAPORKAN POLISI, KASUS PENGERUSAKAN DAN PENYEROBOTAN SERTA PEMALSUAN SURAT TANAH WARGA DESA

 

Muara Enim, Newshanter-Kepala Desa Tanjung Raja, Kecamatan kota Muara Enim dilaporkan oleh warga markas besar Polisi Daerah Sumatera Selatan. Terkait atas kasus pengerusakan dan membuat serta penggunaan surat tanah palsu yang di bebaskan dengan Perusahaan Pertambangan Bukit Asam Kabupaten Muaraenim.
Warga Desa Tanjung Raja yang bernama Darmawi melaporkan Polisi Daerah Sumatera Selatan. Terkait atas dugaan pengerusakan secara bersama-sama dan penyerobotan tanah juga membuat serta penggunaan surat tanah palsu pada tanggal 12 Oktober 2018 lalu.
Dalam laporan resmi Polda Sumatera Selatan adanya kasus pengerusakan dan penyerobotan serta membuat pemalsuan surat tanah, yang dilakukan oleh Kepala Desa Tanjung Raja yang bernama Hairol Aswan warga Kampung III Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim.
Berdasarkan surat laporkan Polisi Mapolda Sumatera Selatan nomor: LPB/ 794/ X/ SPKT/ 2018. Tanggal 12 Oktober dengan ini menerangkan. Kepala Desa Hairol Aswan warga kampung III Desa Tanjung Raja Kecamatan Muaraenim. DidugaDiduga terlapor telah melakukan pengerusakan secara bersama-sama, penyerobotan serta membuat pemalsuan surat tanah.
Darmawi warga Desa Tanjung Raja mengatakan, dengan bukti-bukti yang dimiliki seperti surat tanah kepemilikan yang asli. Serta berbagai bukti yang jelas telah diterima oleh bagian sentra pelayanan kepolisian terpadu di markas besar Polisi Daerah Sumatera Selatan.
“Lahan seluas 40 hektar milik saya pribadi habis yang telah di bebaskan Perusahaan Pertambangan Bukit Asam. Kurang lebih nilai uangnya sekitar 4 miliar yang lahan perkebunan saya hilang semua oleh ulah kepala Desa Tanjung Raja HairilHairil Aswan. Dengan modus melakukan pembebasan lahan yang mengatas namakan kelompok tani desa lain, ungkapnya”
Sedangkan lahan saya seluas dua hektar, tiba-tiba dilakukan penggusuran oleh Perusahaan Pertambangan Bukit Asam. Tanaman sawit saya semuanya rusak yang tiba-tiba pihak perusahaan melakukan penggusuran lahan saya tanpa ada pemberitahuan kepada saya.
Sementara itu, Bupati Muaraenim Ahmad Yani mengatakan, apabila memang terjadi adanya keterlibatan atas laporan kepala Desa Tanjung Raja. Melakukan pengerusakan dan penyerobotan serta membuat pemalsuan surat tanah.
Pihaknya akan segera melakukan koordinasi kepada Dinas Inspektorat, segara melakukan pemanggilan kepada kepala Desa Tanjung Raja. Atas laporan dari warga Desa Tanjung Raja tersebut yang sudah melaporkan Polisi Daerah Sumatera Selatan.
Dinas Inspektorat sampai berita ini diterbitkan, belum bisa dilakukan konfirmasi terkait atas laporan warga yang melaporkan kepala desa dengan kasus pengerusakan secara bersama-sama dan penyerobotan serta melakukan pemalsuan surat tanah. (Sam)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Ponpes Muqimus Sunnah Rayakan Hari Santri

Palembang,newshanter.com – Dalam rangka memperingati hari santri Pondok Pesantren (ponpes) Muqimus Sunnah ...