Home / Nasional / Sumatera Barat / Agam / WAKIL BUPATI AGAM LAUNCHING APLIKASI “E-PLANNING
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah, usai melaunching Aplikasi e-Planning, / foto Humas Agam

WAKIL BUPATI AGAM LAUNCHING APLIKASI “E-PLANNING

Agam. Newshanter.com.Pemerintah Kabupaten Agam resmi melaunching Aplikasi E-Planning, Senin (06/11/2016). Aplikasi e-Planning merupakan bagian dari cita-cita mewujudkan Kabupaten Agam sebagai “Smart Regency”, sebuah inovasi baru dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan urusan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan di daerah.

Pembangunan aplikasi e-planning yang digagas oleh Dinas Kominfo bekerjasama dengan Bappeda dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari ini, diatur dalam Peraturan Medagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Prencanaan, Pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Fauzan Hutasuhut, mengatakan portal aplikasi e-planning diciptakan karena dilatarbelakangi oleh kebutuhan daerah untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan dalam upaya mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Menurutnya, sistem aplikasi e-planning merupakan satu-satunya di Indoensia yang diterapkan di Kabupaten Agam mulai dari jenjang kabupaten, kecamatan hingga nagari. “Aplikasi ini dikembangkan oleh para tenaga ahli IT Diskominfo Agam, berdasarkan perancanagan kebutuhan daerah secara gratis dan dapat diandalkan untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dengan penganggaran, khususnya mencegah korupsi.

“Para pengguna atau pemangku kepentingan (masyarakat) cukup mengirimkan dokumen atau mencari informasi perencanaan secara online kapan saja,” jelasnya.

Fauzan menjelaskan, aplikasi e-planning memiliki berbagai keunggulan. Salah satunya, dapat diakses dengan mudah menggunakan device apapun, baik desktop maupun smartphone. Proses input data pun dilakukan OPD secara online. “Tidak cukup sampai disitu, aplikasi e-planning dapat diintegrasikan dengan sistem informasi lainnya, seperti aplikasi keuangan serta aplikasi monitoring dan evaluasi,” tambahnya menjelaskan.

Dalam aplikasi ini terdapat beberapa level pengguna dengan hak akses yang telah disesuaikan berdasarkan kewenangan masing-masing. E-Planning memproteksi OPD agar hanya dapat mengambil program kegiatan yang menjadi urusannya saja. Sebagai pelaksana, Bappeda pun dapat membuat batasan pagu indikatif untuk OPD sesuai pertimbangan ketersediaan anggaran, kepentingan, dan prioritas daerah. Selain itu, aplikasi ini akan membantu dalam menjaga kesesuaian antara RKPD dengan RPJMD.

“Kita berharap dengan ada e-planning semua pihak bisa mendukung, sehingga proses perencanaan pembangunan bisa berjalan lebih lancar dan transparan,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bappeda Kabupaten Agam, Welfizar mengatakan, disamping pembangunan, aplikasi e-Planning juga ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan keterbukaan akses masyarakat untuk mendapatkan informasi perencanaan pembangunan daerah. “Dengan adanya transparansi penyelenggaraan perencanaan daerah maka diharapkan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pelaksanaan pembangunan secara keseluruhan, sekaligus berdampak pada meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, integrasi relugasi perencanaan dalam sistem e-planning sudah dilaksanakan pada September 2017 pada proses Musrenbang nagari, lalu dientrikan ke dalam aplikasi-eplanning sebagai bahan Musrenbang di tingkat kecamatan.

“Namun ditingkat kabupaten, kita mulai pada November ini secara paralel dilaksanakan persiapan penyusunan rancangan awal RKPD,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah, usai melaunching Aplikasi e-Planning, mengatakan lahirnya Aplikasi e-planning merupakan salah satu wujud dari implementasi visi misi Pemerintah Kabupaten Agam sebagai daerah yang inovatif.

“Sejak dua tahun terakhir kita berupaya untuk membangun sebuah sistem smart regency. Sekarang hal itu sudah terjawab, tidak hanya sistem aplikasi e-planning, melalui Pilwana kemarin kita sudah menggunakan sistem e-votting yang pertama di Sumbar dan cuma beberapa daerah di Indonesia melaksanakannya. Ini membuktikan bahwa kita maju selangkah dari yang lain.

Terkait hal itu, peresmian penggunakan aplikasi e-planning merupakan sebuah momentum bersejarah bagi Kabupaten Agam, terutama dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan.

Trinda Farhan menambahkan untuk itu dalam rangka memacu laju pembangunan yang sedang berlangsung di Kabupaten Agam, pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak, baik OPD maupun para pemangku kepentingan dalam pengembangan sistem ini agar senantiasa bekerja dan bekerja sama secara maksimal dalam mewujudkan berbagai kebijakan, program dan kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap, kepada Dinas Kominfo, Bappeda dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari untuk memberikan pembinaan secara berjenjang, kemudian lakukan evaluasi terhadap kinerja dari masing-masing OPD,” tegas wabup. (ayu/AMC)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Ponpes Muqimus Sunnah Rayakan Hari Santri

Palembang,newshanter.com – Dalam rangka memperingati hari santri Pondok Pesantren (ponpes) Muqimus Sunnah ...