Home / breaking / PT. KAI akhirnya menunda penertiban area Stasiun Bukittinggi

PT. KAI akhirnya menunda penertiban area Stasiun Bukittinggi

Bukittinggi-Newshater.com.–Penertiban kawasan Stasiun yang akan dilakukan PT.KAI sesuai SP3 bagi Organisasi Penyewa Aset Kereta Api (OPAKAI) dan warga setempat, disinyalir bisa berpotensi konflik.Dalam pertemuan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bukittinggi, Rabu (19/7/2017) di Gedung Tri Arga, PT.KAI menyatakan jika mereka tetap melakukan penertiban dan hanya menjalankan perintah untuk mengosongkan area Stasiun tersebut.

Ketua DPRD Kota Bukittinggi Beny Yusrial saat dimintai komentarnya terkait pertemuan tersebut, menjelaskan DPRD tetap berkomitmen meminta PT.KAI menunda pembongkaran.DPRD sebagai wakil rakyat wajib menampung aspirasi warga.

“Kita tetap membela aspirasi warga masyarakat di Stasiun, untuk meminta penundaan.Kita perkirakan jika PT.KAI tetap menertibkan, bisa berpotensi konflik.Tapi, jika terjadi konflik, DPRD tak bertanggungjawab. Yang jelas, DPRD telah mengingatkan kepada PT.KAI. Kita harapkan jangan ada korban nantinya.”Apalagi, di Bukittinggi, belum pernah ada sejarah bentrok warga dan aparat,”ungkap Beny.

Beny menambahkan untuk masalah teknis dirahasiakan oleh PT.KAI. Mereka akan membahas masalah teknis penertiban dengan aparat keamanan.Selain itu, DPRD berkesempatan menyampaikan aspirasi warga. Pihak PT.KAI mengatakan jika mereka diperintah mengosongkan area Stasiun oleh Direksinya di tingkat usat.Mereka juga bilang bukan negosiator.

“Kami di DPRD tetap tak mendukung penertiban Stasiun sampai adanya musyawarah/mufakat PT.KAI dan warga Stasiun.Kita melihat PT.KAI memanfaatkan momen pertemuan di Tri Arga, untuk meminta dukungan. Katanya, momen ini bukan untuk berdebat. Undangan rapat PT.KAI adalah minta dukungan Forkopimda Kota Bukittinggi,”terang Beny.

Beny menyebutkan DPRD sudah membacakan pasal yang dilanggar terkait penertiban ini, tapi tak ada komentar dari PT.KAI Divre II Sumbar melalui Vice Presidennya Sulthon beserta jajaran.DPRD sudah mengatakan ini adalah keputusan lembaga. Yang terpenting,DPRD komit mendukung masyarakat Stasiun.
Wako Apa hubungannya Pemko Bukittinggi dengan aset PT.KAI.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi H.M.Ramlan Nurmatias, SH mengatakan aset Kereta Api tercatat di PT.KAI. Jadi, apa hubungannya Pemko Bukittinggi dengan aset PT.KAI.

“Kita inginkan masalah ini jangan dipelintir dan sudah banyak menyerang pribadi.Ini bukan musibah karena PT.KAI mengambil asetnya.Persoalannya sudah jelas, dan Wali Kota tak bisa menyelesaikan persoalan yang tak jelas. Persoalannya adalah aset PT.KAI diambil alih oleh pemiliknya. Pemko juga akan mendengar dari PT.KAI tentang masalah warga Stasiun ini.Ada ratusan warga yang menyewa di area Stasiun tersebut.

Disamping itu, ini juga merupakan program Nasional. Aset PT.KAI ini ada dua kementerian yakni Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan untuk relnya.Yang jelas Pemko memikirkan semua warganya.Namun, jangan asal bicara,”tegas Ramlan.(ayu)

pt kai

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Polsek Pangkalan Kuras Laksanakan Giat Freemtif Ops Lancang Kuning 2020

PELALAWAN, NESHANTER.COM – Polisi Sektor Pangkalan Kuras Resort Pelalawan laksanakan giat Freemtif ...