Home / breaking / Niaga Migas, Divonis 9 Bulan, JPU Pikir–Pikir, PH Banding

Niaga Migas, Divonis 9 Bulan, JPU Pikir–Pikir, PH Banding

Palembang, Newshanter.com – Lantaran melakukan niaga migas tanpa izin, terdakwa Baroji (38) divonis 9 bulan penjara. Mengadili Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana, melakukan tindakan niaga Migas tanpa izin menjatuhi hukuman penjara selama 9 bulan, denda sebesar 3 Miliar Rupiah dan apabila tidak dibayar maka menjalani hukuman penjara selama 8 bulan, serta barang bukti berupa mobil tersebut dirampas untuk negara, jelas ketua majelis hakim Hotnar Simarmata SH MH pada sidang lanjutan dengan agenda putusan Kamis, (20/04/2017) di Pengadilan Negeri Klas I A Khusus Palembang.

Vonis lebih rendah 3 bulan dari tuntutan, JPU (Jaksa Penuntut Umum) Santi Eightasari Hatta SH menutut terdakwa satu tahun penjara. Usai mendengarkan putusan dari ketua majelis hakim, JPU menyatakan pikir – pikir. Hal senada dinyatakan Penasihat Hukum terdakwa.

Usai sidang, terdakwa melalui Penasihat Hukum (PH) H M Wisnu Oemar SH MH MBA mengatakan, kami menganggap keputusan hakim tidak benar karena, kami tidak bisa dikatakan melakukan kejahatan migas minyak solar, karena pihak kami belum melakukan kegiatan niaga dan pihak kami juga belum bisa dibuktikan membeli minyak dengan pihak yang tidak mempunyai izin, jelasnya.

Maka pihak JPU dan penyidik kepolisian belum pernah mengusut dimana tempat terdakwa membeli minyak dan menyatakan terdakwa membeli minyak ditempat yang tidak berizin, mana buktinya?, tanya Wisnu. Semua tidak terbukti, kami kemungkinan besar akan mengajukan banding, minta supaya terdakwa dibebaskan, harapnya.

Mengenai mobil yang digunakan sebagai alat angkut itu merupakan milik orang lain yang minta dibantu oleh terdakwa untuk mengangkutkan, mobil tersebut dirampas untuk negara, pemilik mobil tidak mengetahui kalau mobil itu untuk mengangkut apa, baik mengangkut minyak yang illegal mau pun legal, jelasnya.

Kami akan mengajukan banding agar mobil tersebut tidak disita untuk negara, karena pemilik mobil tidak bersalah, tegasnya.

Dalam dakwaan sebelumnya, Baroji Bin Ramidi warga Dusun I Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga minyak dan gas bumi sebagaimana pasal 53 huruf b dan d Undang- undang No. 22 tahun 2001 tentang migas, yang terjadi dan ditangkap oleh pihak Polda Sumsel pada hari Minggu (07/08/2016) lalu, sekira Pukul 19.00 WIB, dijalan lintas Sekayu Lubuk Linggau Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba. Di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sekayu dan atau wilayah hukum Kejaksaan Negeri Muba. (yn)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 Road Safety Policing Tegakan Pergub Dengan Memakai Masker

Palembang,newshanter.com – Tema “Implementasi E-Policing pada fungsi lalu lintas di era digital ...