Home / breaking / JPU Bacakan BAP, Saksi Tidak Ada Ditempat

JPU Bacakan BAP, Saksi Tidak Ada Ditempat

Palembang, newshanter.com – Baroji (38) warga Dusun I Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini diduga telah melakukan tindak pidana tentang migas, yang terjadi dan ditangkap oleh pihak Polda Sumsel pada hari Minggu (07/08/2016) lalu, sekira Pukul 19.00 WIB, dijalan lintas Sekayu Lubuk Linggau Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba. Di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sekayu dan atau wilayah hukum Kejaksaan Negeri Muba.

Sidang kembali digelar dengan agenda keterangan saksi dan keterangan terdakwa, Selasa (04/04/201) di Pengadilan Negeri Klas I A Khusus Palembang.

Terlihat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Santi Eightasari Hatta SH membacakan keterangan saksi, sebab saksi tidak bisa dihadirkanya karena saksi tidak ada ditempat, katanya, dimuka persidangan.

Sidang dilanjutkan dengan agenda keterangan terdakwa. Terdakwa mengaku tidak mengetahui kalau yang diperbuatnya telah melanggar hukum, dan tidak ada sosialisasi dari pemerintah setempat, jelasnya.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Hotnar Simarmata SH MH. Sidang ditutup dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi dari terdakwa, tutup Hotnar.

Usai sidang, terdakwa melalui Penasihat Hukumnya (PH) M. Wisnu Oemar SH MH MBA mengatakan, Sidang tadi dengan dua agenda, yaitu keterangan saksi dan terdakwa.

JPU tidak bisa menghadirkan dua orang saksi yang seharusnya dihadirkan, sesalnya.

Diketahui terdakwa dan saksi banyak berdomisili di Muba, terbukti JPU kesulitan menghadirkan saksi, dengan alasan tidak ada di tempat, tegasnya.

Wisnu keberatan JPU tidak bisa menghadirkan saksi dan akan melaporkan JPU ke Kejaksaan Agung, tegasnya.
Wisnu menjelaskan, dipersidangan tadi, JPU hanya membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi dari kepolisian.

Menanggapi keterangan klienya, Wisnu mengungkapkan, semula terdakwa selaku petani, yang mencoba untuk alih profesi.

Menurut Wisnu, Pemerintah setempat tidak ada sosialisasi, terdakwa tidak mengetahui ada larangan dari pemerintah.

Langkah Wisnu akan menghadirkan saksi ahli migas, dan Wisnu berharap terdakwa dibebaskan dari semua tuntutan, karena klienya tidak bersalah, harapnya. (029)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Menerapkan Protokol Kesehatan, Pemdes Air Terjun Bagikan BLT-DD Tahap IV, V dan VI

PELALAWAN, NEWSHANTER.com – Pemerintah Desa Air Terjun, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan ...