Home / breaking / Ratusan Pegawai Pemkot Palembang di Tes Urine

Ratusan Pegawai Pemkot Palembang di Tes Urine

PALEMBANG –Newshanter.com.- Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang beserta Petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan rombongan, Senin (10/10/2016)mendatangi kator walikota Palembang. Kedatangan petugas BNK ini tidak lain untuk tes urine pegawai Pemerintah Kota Palembang.

SEbelum petugas BNk melakukan tes urine, seluruh pegawai Pemkot diminta kumpul di ruang Parameswara lantai dua kantor Walikota Palembang. Suara pengumuman mengatakan akan ada rapat dengan Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah Palembang.

Namun setelah pegawai Pemkot berkumpul untuk mengikuti rapat, tiba-tiba seluruh pintu langsung dikunci, kecuali pintu masuk utama. Tentu hal ini sangat mengejutkan mereka. Satu persatu pegawai Pemkot diabsen untuk dites urinenya.

Wakil Walikota yang hadir menyaksikan, menuturkan tes urine ini untuk pegawai honor dan PNS Pemkot yang bertujuan untuk mengetahui apakah pegawai Pemkot ada yang memakai narkoba atau tidak, karena jika pegawai menggunakan narkoba tentu akan mengganggu kualitas kinerjanya dalam melaksanakan tugas.

“Jika ada pegawai Pemkot yang terindikasi memakai Narkoba, maka untuk pegawai honorer akan langsung kita pecat sedangkan yang PNS akan kita kenakan sanksi dari penurunan jabatan hingga proses pemberhentian sesuai prosedur dan perundangan yang berlaku,” ujarnya

Fitri menjelaskan jika tes ini merupakan inisiatif bersama dari Pemkot dan BNK. Dia menginginkan pegawai Pemkot bersih dari narkoba. Narkoba musuh bersama dan harus diperangi.

Kepala BNK Palembang, Ismail Ishak langsung memimpin pemeriksaan urine para pegawai. Hari ini BNK dibantu Puslabfor mengetes satu persatu pegawai Pemkot.

Menurut Ismail kenapa urine yang dites, karena orang yang gemar menggunakan narkoba akan kelihatan dan bisa terindikasi melalui tes urine. Namun BNK belum melakukan tes rambut.

“Untuk tes urine para pemakai narkoba akan bisa dilihat dalam jangka waktu tiga hari sampai seminggu sejak pemakaian narkoba dan masih bisa efektif untuk diperiksa dalam jangka tersebut. Jika muncul kecurigaan namun belum yakin 100% bisa dilakukan tes terhadap rambut. Namun kalau tes rambut baru bisa dilihat dan diperiksa dalam jangka 100 hari sejak pemakaian narkoba dan tidak bisa hilang, pasti akan ketahuan,” jelasnya.

Ismail menambahkan tes urine ini diikuti seluruh pegawai honor dilingkungan Pemkot, tanpa terkecuali, seluruh PNS, Kepala Sub Bagian serta hasilnya akan dilaporkan langsung ke Walikota Palembang.

“Seluruh pegawai yang diperiksa, untuk pegawai honor berjumlah 212 orang dan PNS sekitar 20 an orang, hasil dari tes urine ini akan kita serahkan ke Walikota, Insya Allah lima hari lagi, jadi belum bisa di publish dulu,” pungkasnya.. (tommy)

tes urine1

 

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Siap Edar 110 Kg, Pengedar Diringkus Ditnarkoba Polda Sumbar

Padang, NewsHanter.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sumatera Barat kembali berhasil ...