Home / SUMSEL / Underpass Menelan dana Rp20 miliar di Desa Manggul, Kecamatan Lahat, Digenangi Air
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN Underpass di Desa Manggul, Kecamatan Lahat terlihat terendam air dengan kedalaman satu meter, Senin (16/5/2016)

Underpass Menelan dana Rp20 miliar di Desa Manggul, Kecamatan Lahat, Digenangi Air

LAHAT.Newshanter.com – Pembangunan underpass di Jalan Lingkar Desa Manggul, Kecamatan Lahat yang sebelumnya digadang-gadang sebagai jalan lintas bagi kendaraan bertonase berat kondisinya saat ini sangat memperhatinkan.

Bahkan kini bangunan yang menelan dana Rp20 miliar yang dikucurkan melalui Kementerian Perhubungan saat ini digenangai air sedalam satu meter.Tak hanya itu pantauan di lokasi terdapat retakan pada sisi jalan dan bangunan terkesan tak rapi.

Pantauan wartawan sriwijaya post di lokasi saat ini genangan air dimanfaatkan warga untuk mencuci kendaraan baik mobil maupun motor.Tak hanya itu genangan air juga dimanfaatkan anak anak untuk mandi.

Di sisi lain cor beton pada bangunan tampak tak rapi hingga berita ini diturunkan tak ada satu pun pekerja di lokasi.

“Dak tau jugo kito la selesai apo belum?. Yang pasti sudah setahun dibangun. Ya, sangat disayangkan melihat kondisi pembangunannya apalagi melihat genangan air terkesan terbengkalai padahal dibangun untuk akses bagi pengendara,” ujar Hasan (33) warga Kota Lahat, saat melihat kondisi underpas, Senin (16/5/2016).

Terpisah Kepala Dishubkominfo Lahat, H Eduar Kohar tak menapik kondisi tersebut.

Kendati demikian dikatakan Eduar secara fisik pembangunan tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah pusat sementara Pemkab Lahat hanya bertanggungjawab pemeliharaan itu pun jika sudah diserahkan.Eduar juga mengungkapkan selama pembangunan pengawasanya juga dilakukan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perhubungan.

“Kita hanya bertanggungjawab pada pemeliharaan pemasangan fasilitas seperti lampu jalan dan menjaga lingkungan agar tidak berbahaya. Nah soal pembangunan fisik kewenangan pusat begitu juga pengawasan selama pengerjaan,” kata Eduar.

Diakui Eduar, seyogyanya pembangunan tersebut sudah rampung dan diserahkan ke pemkab Lahat.Namun hingga saat ini belum terlaksana dan memang jika dilihat dilapangan pembangunannya belum selesai.

Soal genangan air sendiri bagi Eduar hal tersebut tak masalah. Menurutnya sudah ada empat pompa yang dipasang untuk menyedot air tinggal instalasi listriknya saja.Lagi pula, kata Eduar genangan air juga untuk menghalangi pengendara melintas dilokasi tersebut lantaran akses jalan tersebut belum boleh dilintasi.

“Ya targetnya 2016 sudah rampung. Tapi sampai sekarang belum diserahkan dan kita lihat dilapangan memang belum selesai. Usulanya sekitar Rp27 miliar,”jelasnya.

Sebelumnya, pembangunan underpas sendiri selain akan menjadi jalan lintas bagi kendaraan bertonase berat sehingga tak melintas melalui jalur kota, jalan tersebut dibangun lantaran PT KAI melarang kendaraan melintasi jalur rel yang ada di atasnya. Proyek tersebut dijadwalkan rampung 31 Desember 2015.(Sp/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Aplikasi Karya Puta Daerah ” Paljek” Ramaikan Layanan Ojek Online

Palembang – Seiring berkembangnya zaman semakin mudah masyarakat mendapatkan transportasi salah satunya ...