Home / SUMSEL / Di Pagaralam Pertunjukan Orgen Tunggal Hanya Sampai pukul 23,wib

Di Pagaralam Pertunjukan Orgen Tunggal Hanya Sampai pukul 23,wib

PAGARALAM – Newshanter.com,-Dalam menjaga suasana kondusi di tengah masyarakat.Pertujukan Organ tunggal (OT) dibatasi.Tindakan tegas bakal diberlakukan bagi hiburan OT yang beroperasi melewati batas tampil.Hiburan OT yang tampil hanya boleh sampai jam 23,00. lewat pukul 23.00 WIB atau 11 malam, akan dibubarkan..

Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati menyatakan, batas waktu bagi hiburan OT di malam hari adalah pukul 23.00 WIB.”Batasnya cuma sampai jam 11 malam. Lebih dari itu tidak boleh,” tegasnya.

Dijelaskannya, hiburan OT yang melebihi batas tampil sangat menganggu suasana di tengah masyarakat.Pasalnya bisa memicu munculnya perilaku di luar batas.Pihaknya mengaku sering mendapatkan laporan dari warga yang mengeluhkan maraknya hiburan OT yang beroperasi lebih dari jam yang ditentukan.

“Pihak kecamatan bersama aparat penegak hukum sudah bersepakat, bahwa hiburan OT tidak boleh melebihi jam 11 malam. Lebih dari itu harus ditegur,” jelasnya kepada wartawan.

Bagaimana dengan melalui Peraturan Daerah (Perda). Menurut Wako untuk sementara belum perlu diatur dalam Perda.

Pemkot yakin dengan upaya pimpinan di masing-masing kecamatan masih bisa memberikan tindakan tegas.”Namun peran serta masyarakat tetap dibutuhkan. Masyarakat harus lapor agar pemerintah bisa tahu,” katanya.

Camat Dempo Utara, Bahrul Hidayat menambahkan, pihaknya selama ini sudah bekerjasama dengan pihak kantor urusan agama (KUA).Tujuannya, agar memberikan pemahaman bagi warga yang ingin mengurus NA tentang batas waktu penggunaan hiburan OT

“Saat warga mengurus NA, pihak KUA kita mintakan agar memberikan penjelasan. Bahwa kalau mau hiburan menggunakan OT tidak boleh lewat jam 11 malam,” ujarnya.(SH)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Kadisdik Padang Panjang Tegaskan Tidak Ada Hubungan PPDB Dengan Kebutuhan Belajar Murid Baru

PADANG PANJANG, newshanter.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Padang Panjang melarang sekolah ...