Home / HuKrim / Tok! Vonis Mati ke-14 Gayus ‘Malaikat Pencabut Nyawa’ Dijatuhkan ke Ikhsan Terpidana Mati asal Sumbar
Ikhsan Pratama/ Foto Net

Tok! Vonis Mati ke-14 Gayus ‘Malaikat Pencabut Nyawa’ Dijatuhkan ke Ikhsan Terpidana Mati asal Sumbar

Jakarta Newshanter.com,-Palu Gayus Lumbuun dkk kembali diketok dan Ikhsan Pratama (19) pun siap-siap diantar ke regu tembak. Vonis mati itu bukannya tanpa sebab, Ikhsan menghabisi nyawa satu keluarga dengan sadis dan biadab.Kejahatan super sadis ini dilakukan penjaga toko itu terhadap majikannya, Handriadi pada 21 Oktober 2014. Ia tidak diterima dituduh mengambil barang di toko tersebut.

Malamnya, Ikhsan mendatangi rumah Handriadi di Perumahan Sambong Permai Blok E-11, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang dengan membawa pisau, sangkur dan sabit. Ikhsan mengetok pintu dan dibukakan oleh istri Handriadi, Delta Fitriani. Tanpa banyak cincong, sangkur mencabik badan Delta hingga jatuh tersungkur.

Setelah itu, Ikhsan masuk rumah dan mendapati dua anak Delta yaitu Rivan Hernanda (9) dan Yoga Saputra (7). Handriadi lalu terbangun dan melawan Ikhsan sambil teriak meminta tolong. Handriadi mendapat tusukan pisau di tubuhnya.Sedangkan anak ketiga Hendriadi, Clara, 2 tahun, selamat dari amukan Ikhsan karena tidur di kamar belakang bersama keponakan Hendriadi.

Warga yang mendengar lalu berdatangan menolong Handriadi. Mendapati kerumunan warga, nyali Ikhsan ciut dan memilih mengambil langkah seribu. Warga lalu mengejarnya dan menangkap di kebon kosong di belakang rumah. Ikhsan digelandang warga dan diserahkan ke polisi.

Setelah diproses, Ikhsan lalu dihadirkan ke pengadilan. Tak banyak pikir, Pengadilan Negeri (PN) Jombang menjatuhkan hukuman mati kepada Ikhsan pada 18 Mei 2015. Putusan ini lalu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya.

Mendapati vonis mati ini, nyali Ikhsan ciut dan mengajukan kasasi. Tapi apa kata MA?

“Menolak permohonan kasasi,” demikian lansir website Mahkamah Agung (MA), Jumat (27/11/2015).

Duduk sebagai ketua majelis hakim agung Timur Manurung dengan anggota hakim agung Dudu Duswara dan Prof Dr Gayus Lumbuun. Vonis ini diketok dengan suara bulat pada Kamis (26/11/2015) sore.

Vonis mati ini merupakan vonis mati ke-14 Gayus Lumbuun. Mantan anggota DPR ini sebelumnya menjatuhkan hukuman mati kepada para pembunuh sadis dan berantai, dari Ryan, Babeh hingga Prada Mart.

Pelaku dan Korban sama- sama Berasal dari Padang

Seperti diberitakan sebelumnya Ikhsan Pratama (19) adalah pelaku pembunuhan satu keluarga di Perumahan Sambong Permai Blok E-11, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang pada 21 Oktober 2014 lalu.Kemudian Ikhsan Pratama (20) divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Senin (18/05/2015).

Di Pengadilan terungkap Ikhsan menghabisi nyawa tiga orang anggota keluarga Hendriadi (35), antara lain, istri Hendriadi, Delta Fitriani (34) dan dua anak Hendriadi, Rivan Hernanda (9), dan Yoga Saputra (7).

Terpidana mati Ikhsan dan korban Hendriadi adalah perantau asal Padang, Sumatera Barat.Mrekan Merantau ke Jobang dan Hendriadi memiliki sebuah toko pakaian di pusat Kota Jombang dan Ikhsan bekerja sebagai penjaganya.Persoalan antara keduanya terjadi saat Hendriadi menuduh Ikhsan mencuri di tokonya.(DETIK.COM/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Operasi Yustisi Polsek Pangkalan Kuras Dua Orang Diberikan Teguran Lisan

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) yang digelar oleh Polsek ...